Jelang Idul Adha Harga Cabai Naik

0
117
cabai giling yang dijual di pasar tradisional Bincen.

TANJUNGPINANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga cabai merah dan rawit di pasar tradisional maupun modern mengalami kenaikan.

Pantauan di lapangan, Jumat (9/8) harga cabai merah kini berkisar Rp 105-109 ribu per kilo. Naik dari seminggu sebelumnya berkisar Rp90-95 ribu per kilo.

Begitu juga dengan cabai rawit dari Jawa berkisaran Rp84-90 ribu per kilo. Harga cabai Thailand pun ikut naik dari biasanya Rp100 ribu kini mencapai Rp120 ribu per kilo.

Salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Bincen, Ucok menuturkan, harga cabai mengalami kenaikan dari seminggu yang lalu.

“Mulai hari ini harga cabai mengalami kenaikan. Kami menjual tergantung harga dari distributor,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (9/8).

Ia menuturkan, bila menjual per ecer lebih tinggi harganya, yaitu Rp12 ribu per ons.

“Rata-rata konsumen membeli eceran. Paling banyak setengah kilo. Akhir-akhir ini beli per tiga ons,” tuturnya.

Terkait harga kebutuhan bumbu dapur lainnya, ia menuturkan terbilang stabil. Misalnya bawang merah dari Jawa senilai Rp30-36 ribu per kilo. Bawang merah India senilai Rp15 ribu dan bawang Birma lebih mahal sedikit yaitu kisaran Rp18-20 ribu per kilo.

Terkait harga sayur, ia menuturkan juga stabil. Harga sayur kacang panjang senilai Rp9-12 ribu per kilo. Harga sayur bayam, kakung dan sawi sama yaitu Rp7 ribu per kilo.

Pantauan di lapangan, harga ikan pun terbilang stabil. Ada beberapa yang mengalami kenaikan namun tidak signifikan.

Harga ikan tongkol putih senilai Rp32 ribu per kilo. Ikan selar masih tetap sama yaitu Rp55 ribu per kilo. Jenis selikur senilai Rp35 ribu dan ikan gembung lebih mahal sedikit seharga Rp40 ribu per kilo.

Udang ukuran besar dihargai Rp130 ribu dan ukuran kecil senilai Rp55 ribu per kilo. Kini harga sotong pun stabil yaitu Rp60 ribu dan ikan tenggiri senilai Rp75 ribu per kilo.

Salah satu pembeli, Penti mengaku bingung dengan kenaikan harga cabai yang terus mahal di dua bulan terkahir ini.

“Saya sudah tidak mengkonsumi cabai merah lagi. Kini memilih cabai kering yang sudah digiling,” tuturnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here