Jelang Idul Adha, Harga Cabai Turun

0
412
BUPATI Bintan H Apri Sujadi meninjau harga daging di pasar Tanjunguban, belum lama ini.f-dokumen/tanjungpinang pos

BINTAN – Pedagang pasar rakyat di kecamatan masih menjual harga normal, untuk daging sapi segar, menjelang lebaran Idul Adha 1439 hijriah ini. Justru, harga cabai yang turun dari biasanya.

Meski menjelang lebaran kurban, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan memprediksi harga daging sapi tidak akan turun, maupun beranjak naik terlalu tinggi. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bintan Khairul menyatakan, harga daging sapi yang disurvei di pasaran, masih belum berubah dan tidak turun.

”Daging sapi masih stabil harganya,” kata Khairul, Rabu (15/8) kemarin.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Pers Jangan Bikin Berita Bohong

Saat ini, harga daging sapi segar berkisar Rp 140 ribu per kilogram. Tahun 2017 lalu, harga daging justru Rp 150 ribu per kilogram. Sedangkan harga daging sapi beku (es) masih seharga Rp 95 ribu per kilogram. Harga daging sapi tidak naik terlalu tinggi, pada saat Idul Adha, karena permintaan daging di pasaran sedang lesu.

”Sepekan ke depan harga akan stagnan. Artinya, kalau pun berubah, maka tidak akan naik terlalu tinggi. Karena permintaan daging di pasaran, juga tidak terlalu tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rusak, Jalan Nipah Ancam Nyawa Pengendara

Sementara, harga daging ayam dan telur mengalami kenaikan, untuk saat ini. Daging ayam broiler berkisar Rp 43 ribu. Sementara, harganya di bulan lalu, masih Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan telur seharga Rp 1.500 per butir. Sebelumnya masih berkisar Rp 1.400 per butir.

”Harga cabai di pasaran saat ini jutru mengalami penurunan yang cukup signifikan, dibandingkan bulan lalu,” ujar Khairul.

Khairul menyebutkan, cabai merah saat ini dijual pedagang Rp 40 ribu per kilogram, turun Rp 10 ribu dibandingkan bulan lalu, yang mencapai Rp 50 ribu per kilogram. Sedangkan cabai hijau seharga Rp 32 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 40 ribu. Cabai rawit saat ini seharga Rp 38 ribu per kilogram, sebelumnya mencapai Rp 50 ribu per kilogram. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here