Jelang Idul Adha, Pedagang Sapi Qurban Mulai Marak 

0
942
PEDAGANG SAPI: Persediaan sapi qurban telah disediakan pedagang musiman. f-DESI LIZA PURBA/TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG- Jelang Hari Raya Idul Adha 1439 H yang jatuh pada 1 September 2017 mendatang, sudah mulai marak pedagang sapi musiman di Kota Tanjungpinang. Salah satu pedangang hewan qurban Erwin D Setiyawan yang membuka usaha di Jalan Engkau Putri, Tanjungpinang. Ia mengatakan, tahun ini pihaknya telah meyediakan sekitar 70 ekor sapi yang didatang dari dua tempat yakni Lampung dan Bali. Di tempatnya kini, di Jalan Engkau Putri, baru ada 10 ekor yang didatangkan dari Lampung, sedangkan yang 60 ekor lagi masih di Kijang karna baru sampai dari Bali. Baru akan dibawa setelah diistirahatkan sebentar. ”Untuk harga paling murah Rp 17 juta dan yang paling tinggi Rp 25 juta per ekornya. Tergantung ukurannya,” paparnya.

Baca Juga :  Warga Pertanyakan Jadwal Gerak Jalan

Menurutnya, bila dibandingkan tahun lalu pasti ada kenaikan. Kisaran Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per ekornya. Meski demikian, tetap harus menyesuaikan harga pasar. Ia mengakui sudah ada yang mesan dan bahkan sudah ada sekitar delapan orang yang memberikan uang tanda jadi membeli. Yang nantinya akan diambil sehari atau dua hari sebelum Idul Adha. Ditambahkannya, penjual sapi musiman memiliki resiko besar, khawatir tidak laku semua bisa rugi.

Tahun ini, ia melihat banyak pedagang sapi musiman tahun sebelumnya sudah tak jualan karena takut tidak habis terjual. Tempat terpisah, pedagang Sapi di Jalan Gatot Subroto, Tanjungpinang, Rudi mengatakan, usaha sapi sudah ia geluti sejak dua tahun terakhir. Usaha ini, merupakan rintisan keluarga yang kini dikelolanya. ”Saya baru dua tahun jualan sapi. Melanjutkan usaha almarhum Bapak yang memang sudah puluhan tahun menjadi pedagang sapi di Tanjungpinang ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Anggota Korem Bersih-bersih Rumah Ibadah

Saat ini, katanya, sapi yang tersedia sekitar 14 ekor yang didatangkan dari Jambi. Rencananya, Sabtu mendatang akan datang lagi sebanyak 14 ekor dari tempat yang sama. ”Saat ini pembeli belum terlalu ramai, mungkin baru ramai dua minggu sebelum hari raya qurban. Biasanya begitu, tapi, sekarang sudah ada yang melihat sapi dan bahkan 9 ekor sapi sudah ada yang memesan,” katanya.

Sementara, untuk harga dijual menurutnya bervariasi, tergantung besar dan berat sapi. Kisaran harga terendah Rp 16 juta dan harga tertinggi Rp 35 juta. ”Harga terendah itu Sapi Bali, kalau yang tertinggi itu Sapi Limosin yang harganya diatas Rp 23 Juta hingga Rp 35 Juta,” tutupnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here