Jelang Natal, Kapolres Ajak Pendeta Duduk Bersama

0
545
Kapolres Karimun Hengky Pramudya bersama pendeta, pengurus gereja foto bersama usai berbincang terkait pelayanan pengamanan ibadah Natal dan Tahun Baru di Karimun, Jumat (14/12).f-ALRION/TANJUNGPINANG POS

Menjelang perayaan Natal dan tahun baru, Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya mengajak pendeta dan pengurus gereja duduk bersama bertukar informasi.

KARIMUN – Pertemuan dilakukan sederhana di Kedai Kopi Dino, Coastal Area Karimun, Jumat (14/12).

Hadir para tokoh agama Ksristen dan pengurus gereja yang terlihat berbincang santai.

”Kita bertemu dengan para pendeta dan pengurus gereja membahas pelaksanaan ibadah Natal di masing masing gereja, bila perlu peningkatan penjagaan dari pihak kepolisian,” ujar Hengky.

Ini upaya memeberikan pengamanan agar ibadah bisa berjalan dengan tertib dan aman. Menurutnya, aman bukan hanya tindak kejahatan namun pengaturan lalu lintas perlu diberikan.

Baca Juga :  Penjaringan Atlet, Puluhan Regu Takraw Ikuti Aura Cup 1

Beberapa gereja di Karimun berada tepat di pinggir jalan. Ini juga perlu antisipasi dan kesiagaan anggota memberikan pelayanan jalur lalulintas saat ibadah berjalan.

Menurutnya, perayaan ibadah Natal jemaat yang beribadah ramai serta membawa kendaraan pribadi. Ini yang perlu dibantu menertibkan.

”Jemaat bisa beribadah dengan lancar dan tak menggangu jalur lalu lintas warga lain,” ucapnya.

Ia menuturkan, pengamanan ibadah Natal dan Tahun Baru 2018, Polres Karimun menurunkan 220 personel yang disebar di seluruh gereja.

Personel tersebut terdiri dari anggota Polsek masing-masing kecamatan dan di Polres. Menurutnya, pengamanan pelaksanaan ibadah Natal sudah dilakukan, sesuai dengan kebutuhan masing-masing gereja.

Baca Juga :  Polisi Tangani Lima KDRT

Di saat bersamaan, ia mengingatkan pemudik sebelum pulang ke kampung halaman memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan.

”Tak kalah penting memeriksa kontak listrik di rumah. Tidak ada yang tersambung dengan peralatan elektronik, seperti alat memasak, cas handphone dan lainnya,” pesan Hengki.

Serta ia juga meminta pemudik memberi informasi kepada Ketua RT atapun warga sekitar yang dipercaya. Bila perlu, memberitahukan ke Polsek, sehingga ikut dipantau petugas.

Kemudian, orang tua tidak dibenarkan memberikan izin pada anak anak mengendarai sepeda motor untuk menghindari aksi balapan liar dan kecelakaan di jalan.(ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here