Jelang UN SMP, Minta Doa Orangtua

0
162
Maskur Tilawahyu

TANJUNGPINANG – Senin (23/4) pekan depan, siswa SMP/MTs akan mengikuti Ujian Nasional (UN) se-Indonesia termasuk di Tanjungpinang. Para siswa pun diminta tenang menghadapinya. Dan yang terpenting, minta doa restu orangtua.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang yang membidangi pendidikan, Maskur Tilawahyu MM, mengatakan, selain minta doa orangtua, juga minta doa guru-guru dan siswa sendiri harus menyerahkan diri kepada Sang Maha Pencipta agar ujiannya lancar.

Menjelang ujian akhir, mental siswa jangan down. Siswa harus menyikapi ujian dengan santai, jangan dijadikan momok karena akan mengganggu konsentrasi pikiran saat ujian nanti.

”Kita juga berharap anak-anak belajar dengan baik. Berdoa minta pentunjuk orangtua. Doa restu dengan guru. Bila perlu, masing-masing sekolah itu mengadakan doa bersama supaya mereka dapat semangat karena ini sudah ujian akhir,” ujar Maskur Tilawahyu via ponselnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (19/4).

Mereka juga akan turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan ujian nanti. Maskur bersama anggota Komisi I lainnya kemungkinan akan meninjau ujian nasional di SMPN 6 daerah Jalan Pemuda. Sekolah ini sudah menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Tahun lalu, sekolah ini menumpang di SMAN 4 Tanjungpinang. ”Tahun ini pun mereka menumpang juga,” tambahnya.

Sedangkan Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Sekdako Riono juga akan meninjau UN Senin nanti di sekolah yang berbeda termasuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang akan ikut meninjau UN.

Sebelum UN SMP, pihaknya sudah komunikasi secara intens dengan PLN Tanjungpinang. Pihak PLN berjanji bahwa listrik tidak akan masalah. ”Kecuali ada kejadian alam yang memang tidak bisa dihindari. Tapi PLN juga akan menyiapkan genset terutama di sekolah-sekolah yang paling membutuhkan,” bebernya lagi.

Tahun ini, kata politisi Partai Demokrat Tanjungpinang ini, belum semua SMP/MTs di Tanjungpinang menggelar UNBK. Masih ada sekolah yang menggelar Ujian Nasional Pensil Kertas (UNPK).

Setelah UN tahun 2018 ini, pihaknya akan melakukan evaluasi. Sehingga tahun 2019 nanti, bisa bertambah sekolah yang menggelar UNBK. Pada prinsipnya, kata Maskur, pihak sekolah, guru, siswa dan daya listrik sudah siap menggelar UNBK. Namun infrastrukturnya yang belum siap seperti jaringan internet dan komputernya.

Pelan-pelan, sekolah-sekolah harus dilengkapi komputer. Sehingga ke depan, semua sekolah bisa menggelar UNBK. Karena itu memang standar. Ia berharap, semua siswa bisa lulus tahun ini. Intinya jangan gegabah saat ujian dan baca soal dengan baik-baik sebelum dijawab.

Maskur juga berharap soal-soal ujian nasional nanti tidak terlalu sulit seperti UN SMA yang sudah selesai pekan lalu. Pada akhirnya, Maskur mengucapkan selamat menempuh ujian nasional kepada seluruh siswa-siswi SMP/MTs se-Tanjungpinang.

Adapun SMP yang akan ditinjau saat UN Senin depan adalah, SMPN 4 oleh Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang yang menumpang di SMAN 2 Tanjungpinang.

SMPN 12 Tanjungpinang akan ditinjau Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno akan didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang yang menumpang di SMKN 4 Tanjungpinang.

SMPN 7 Tanjungpinang akan ditinjau Sekdako Riono didampingi Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan yang menumpang di SMKN 1 Tanjungpinang. Dan SMPN 6 Tanjungpinang akan ditinjau Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang yang menumpang di SMAN 4 Tanjungpinang akan didampingi Kabid Pembinaan SMP. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here