Jembatan SP Butuh Perbaikan

0
134
WARGA saat melintas Jembatan Selayang Pandang dengan sepeda motor dan terlihat jalan diberikan rambu tanda mobil dilarang melintas karena rawan ambruk. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

Jembatan Selayang Pandang (SP) yang kini rusak parah, dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Sehingga, jembatan ini rawan dilintasi karena rawan ambruk dan membutuhkan perbaikan.

ANAMBAS – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Pemkab Anambas Khairul mengatakan, kondisi jembatan SP sudah rusak parah dan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dishub LH jalan tersebut untuk sementara ditutup untuk truk.

”Jembatan SP ditutup sementara. Hal ini sudah kita koordinasikan dengan Dishub LH untuk penutupan jalan. Tapi untuk sepedamotor masih bisa, karena bebannya tidak terlalu berat,” kata Khairul, kemarin.

Khairul juga menambahkan, penutupan jalan untuk truk yang biasa mengangkut pasir melewati jembatan itu terpaksa memutar jauh melewati Desa Temburun.

Hal ini tentunya membuat ada kenaikan harga pasir, ketika yang membutuhkan warga Tarempa sementara pasir biasanya dari sekitar Desa Antang.

”Memang dengan penutupan jalan untuk mobil pikap, dan hal itu berimbas terhadap harga pasir dan batu. Karena mobil terpaksa memutar jauh untuk mengantar ke Tarempa,” katanya.

Menurut Khairul, untuk mengatasi hal itu pihaknya telah koordinasi kepada pemerintah Provinsi Kepri dan pusat. Untuk memperbaiki jembatan SP itu, lanjut Khairul, membutuhkan biaya yang besar sehingga perlu bantuan Provinsi mapun pusat. Apalagi, jembatan SP itu menghubungkan Desa Antang dan kota Tarempa.

”Kita juga sudah menyampaikan kondisi ini kepada pemerintah Provinsi Kepri dan pusat. Kita berharap mereka bisa membantu memperbaiki jembatan ini. Bahkan sudah kita kirimkan proposalnya,” katanya.

Sementara salah satu warga Tarempa Anto mengatakan, kondisi jembatan SP sudah sangatmengkhawatirkan sehingga ketika dilewati oleh mobil tentunya sangat berbahaya.

Apalagi kondisi jembatan yang sudah retak, perlu dilakukan pembangunan yang layak. ”Bukan rusak lagi, namun sudah bisa dikatakan rawan roboh, besi tiangnya juga berkarat. Jangan sampai makan korban barulah pemerinta sibuk,” ujar dia. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here