Jembatan SP Dibangun dengan Dana Sharing

0
359
WARGA saat melintas Jembatan Selayang Pandang dengan sepeda motor dan terlihat jalan diberikan rambu tanda mobil dilarang melintas karena rawan ambruk F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

Pemerintah Kabupaten Anambas berencana membangun jembatan Selayang Pandang (SP) II pada tahun 2019 mendatang dengan sharing dana, menyusul kondisi jalan yang kini rusak berat dan semakin memprihatinkan.

ANAMBAS – Bahkan saat ini, jalan tersebut mesti di alas dengan menggunakan kayu sebagai penopang untuk dapat dilintasi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan Daerah (Balitbangpeda) Adies Saputra SIP MSi mengatakan, direncanakan pembangunannya dengan sistem sharing dana bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut dia, pada Sabtu 11 Agustus kemarin pihaknya sudah menyampaikan proposal pembangunan jembatan SP II dengan usulan 30 persen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten 70 persen APBD Provinsi atau sesuai perhitungan lainnya berdasarkan kesepakatan bersama.

”Usulan pembangunan jembatan SP II sebetulnya sudah lama, tapi pak bupati inginnya dibangun keseluruhan oleh Pemprov Kepri, tapi pihak Pemprov tidak menyanggupinya, karena kita juga menyadari keterbatasan aggaran kabupaten maupun provinsi. Sekarang kami coba usulkan sharing dana,” ujar Adies melalui telepon, Senin (13/8).

Menurut Adies, Pembangunan Jembatan SP II ini merupakan salah satu prioritas RPJMD 2016-2021 dan Bupati dan Wabup sangat konsen dengan rencana pembangunan kembali Jalan SP II.

”Makanya beliau meminta kami untuk segera mendiskusikan secara teknis dengan Pemprov. Alhamdulillah, saya sudah hubungi Pak Naharuddin Kepala Barenlitbang Kepri. Beliau sangat respon. Insya Allah beberapa hari mendatang saya bersama pak Sekda, Kadis PU, dan perwakilan Badan Keuangan akan membicarakan secara teknis dengan Barenlitbang dan Dinas PU Provinsi. Kalau sharing kan harus jelas bagaimana mekanisme keuangannya, termasuk nanti pertanggungjawaban dan asetnya,” jelas Kepala OPD yang gemar bersepeda itu.

Sedangkan untuk anggarannya, lanjut Adies, berdasarkan DED yang dibuat Dinas PU Anambas pembangunan jembatan SP II membutuhkan anggaran mencapai Rp129 miliar.

”Anggarannya cukup besar mencapai Rp129 miliar. Tidak mungkinkan kita selesaikan sendiri. Makanya kita butuh bantuan dari Pemprov,” terangnya.

Masih kata dia, jembatan tersebut ditargetkan selesai tahun 2021 dengan penganggarannya 3 (tiga) tahun. Namun, tentu saja itu juga bergantung dari kondisi keuangan Pemkab maupun Pemprov.

Ia juga menegaskan, jembatan SP II merupakan salah satu akses utama yang digunakan oleh masyarakat di 8 desa dan dua kecamatan. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here