Jerat Biawak, Malah Dapat Buaya

0
586
Warga mengamankan buaya jenis muara, yang terjerat oleh warga Desa Lancang Kuning, Bintan Utara, Senin kemarin. f-jendaras/tanjungpinang pos

TANJUNGUBAN – Wardiansyah Tarigan (36), warga Sei Jeram, Desa Lancang Kuning Kecamatan Bintan Utara terkejut saat bangun tidur, Minggu (11/11) subuh sekitar pukul 04.30 WIB. Pria asal Sumatera Utara ini menemukan buaya di lokasi aliran sungai dekat tempat tinggalnya.

Saat itu, ceritanya, ia hendak menjual ayam ke seseorang pembeli. Karena diminta pagi-pagi harus diantar, ia lantas cepat bangun dari biasanya. Baru saja membuka mata, ia mendengar suara air yang berisik seolah-olah ada yang mandi atau biawak kena jerat. Merasa penasaran, ia langsung lari ke arah aliran sungai dekat kolam ikan yang ia ternak.

”Aku kira itu biawak yang kena jerat. Rupanya buaya yang kena jeratan biawak. Aku langsung panggil kawan,” terangnya, Senin (12/11).

Karena hari masih gelap, lantas ia menunggu hingga pukul 06.00 WIB agar buaya dapat dievakuasi dan diikat lebih aman. Ia bersama 4 rekannya langsung menarik buaya ke darat dan mengikat mulut dan badan dengan tali sling.

”Kami sebenarnya sudah curiga ada makhluk aneh sejak 6 bulan belakangan ini. Ikan kami di kolam sering dimakan dan hanya tinggal sisa saja. Awalnya aku kira biawak, namun tak yakin juga kok besar kali jejaknya. Kami tak mengira itu buaya,” sebutnya.

Dijelaskannya, dirinya sebenarnya sudah pernah menjerat makhluk misterius tersebut dan terkena, namun saat akan diangkat tali sudah putus. ”Ya ga nyangka ini buaya, jadi aku lapor lah temuan ini,” sebutnya.

Dari hasil temuan tersebut, Karantina Perikanan Tanjungpinang langsung menuju lokasi pada Senin (12/11) siang. Ia juga memanggil pawang buaya untuk dievakuasi. ”Ini akan kami evakuasi ke Safari Lagoi,” sebutnya.

Buaya itu berbobot lebih dari 100 Kg, memiliki ukuran panjang 3,8 meter. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here