Jeruk Kalimantan Ramai Peminatnya

0
1570
Pedagang buah: Pedagang buah di Lorong Pasar Ikan, Kota Lama sedang menunggu pembeli. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pasar di kawasan Kota Lama selain selalu banyak dikunjungi wisatawan juga merupakan pusat pembelanjaan para warga Tanjungpinang. Cukup banyak pasokan buah-buahan yang dijual di Kota Lama ini. Diantaranya buah jeruk yang ada berbagai jenis, yakni Kalimantan, Medan dan Cina yang dijual para pedagang.

Para pedagang buah jeruk dapat dijumpai di Lorong Gambir, pintu masuk Pasar Baru I dan dan daerah Pasar Baru II serta di area parkiran Pasar Ikan. Jeruknya banyak macamnya.

Menurut Wati, pedagang jeruk menyebutkan, para pedagang buah yang berjualan di pasar ini cukup banyak, ada yang berjualan buah dan ada juga yang sambil berjualan jenis lainnya. Banyak yang jualan jeruk, diimbangi dengan permintaan yang tinggi ”Yang jualan buah-buahan tak terhitung, hampir ada di setiap lorong,” katanya Senin (13/11) kemarin.

Baca Juga :  Petani Panen, Harga Sayur Turun

Wati menyebutkan, jenis jeruk yang banyak dijual oleh pedang didatangkan dari Kalimantan dan Medan, sedangkan untuk jeruk cina itu biasanya musiman. ”Paling banyak diminati jeruk Kalimantan karena rasanya lebih manis. Ciri-cirinya kulitnya agak hitam, tapi bagus rasanya,” sebutnya.

Sedangkan untuk harga juga variasi, Wati menjelaskan, jeruk Kalimantan rata-rata dijual Rp 18 ribu per kilogramnya. Untuk jeruk Medan Rp 25 ribu. Lebih mahal karena ukuran jeruknya lebih besar dan rasanya juga manis. ”Kebanyakan dalam pembelian masyarakat itu membeli dua kilogram, kita beri potongan harga seribu rupiah,” jelasnya.

Baca Juga :  Anggota Polri Gendong Penumpang Masuk ke Kapal

Sementara, Puspa pedagang buah menuturkan, unuk jenis jeruk yang dijualnya sdari Singapura, Cina dan jeruk-jeruk lokal. Dalam segi harga juga tidak ada bedanya dengan para pedagang lainya. ”Kita tidak jual mahal nanti pembeli tidak mau datang dan barang juga diambil dari pemasok buah,” pungkasnya.

Karena banyaknya yang jualan jeruk, yang biasanya warga Tanjungpinang banyak mencari di kawasan Kota Lama.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here