JJI dan Komuna Gelar Dialog Kebangsaan

0
471
Riky Rinovsky

NATUNA – Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) dan Komunitas Muda Natuna (Komuna) akan menggelar kegiatan Pembekalan dan Pengetahuan tentang Kebangsaan. Pemerkasa kegiatan Pembekalan pengetahuan tentang Kebangsaan Riky Rinovsky menuturkan, kegiatan yang menjadi agenda rutin dari Jaringan Jurnalist Indonesia (JJI) bersama Komuna.

Kegiatan itu dalam bentuk saresehan dialog kebangsaan dengan tema ‘Posisi Strategis Natuna Dalam Kaitan Pembangunan Aspek Ekonomi Dan Pertahanan Keamanan Di Pulau Terdepan’.

Rencananya, kegiatan sarasehan itu digelar pada 28 Maret nanti. Tujuannya, sebagai pengingat dan pendorong kembali sinergitas program pembangunan pusat dan daerah. Selain itu, juga akan ada pemberian pembekalan pengetahuan segenap mahasiswa Natuna serta para pelaku ekonomi kerakyatan yang langsung merasakan dampaknya untuk masyarakat.

Baca Juga :  Status Kasus Proyek Pasar Miring Ditingkatkan

”Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas JJI dan Komuna untuk membangun jiwa kebangsaan. Dan juga hasil nyata dari gebrakan Presiden RI Joko Widodo, yang telah dirasakan manfaat oleh masyarakat Natuna,” kata Riky, penggagas Saresehan Dialog Kebangsaan saat ditemui di Jalan Soekarno-Hatta Ranai, Minggu (25/3).

Menurutnya, hal ini sangat penting sekali digalakkan. Sebab, keberhasilan Natuna juga berkat Pemerintah Pusat yang telah menjadikan Natuna sebagai wilayah pertahanan dan keamanan sekaligus turut meningkatkan perekonomian kerakyatan.

”Jadi salah satu bukti nyata dari gebrakan Pemerintah Pusat, yaitu dengan mendirikan sejumlah pertahanan dan keamanan. Rencana itu jelas akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, kemudian Sentral Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) di Selat lampa, jaringan komunikasi serta Sarana Irigasi dan Jaringan listrik disetiap pelosok sudah mulai dirasakan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sinergitas Menutup Kekurangan Personel

Salah satu poin utama pada acara Sarasehan yang akan dilaksanakan pada 28 maret nanti, adalah pemahaman akan kebangsaan di jaman Now harus bisa diimbangi. Hal ini, lanjut Riky, sejalan dengan perkembangan teknologi pun perlu pembekalan akan pentingnya kebangsaan.

”Jadi pemahaman akan kebangsaan ini yang kita minta untuk dipahami dan kembangkan oleh para peserta saresehan. Walaupun di jaman now ini tingkat perekonomian juga perlu dikuatkan,” ucapnya.

Pada acara tersebut, turut menghadirkan tiga pilar yang menjadi narasumber diantaranya dari unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, TNI dan Polri serta diikuti oleh 100 orang. Peserta masing-masing berjumlah 50 peserta, dari kalangan mahasiswa dan 50 perserta lainya penggiat ekonomi Natuna. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here