Jolok APBN Bangun Sekolah

0
727
SISWA-SISWI SMPN 10 Tanjungpinang saat upacara penaikan bendera di sekolah itu, belum lama ini.F-martunas/TANJUNGPINANG POS

Tahun Ini, Pembuatan Desain SMPN 17 Tanjungpinang Timur

Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang diminta agar rajin menjolok Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) baik bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun bentuk bantuan pemerintah untuk membangun sekolah.

TANJUNGPINANG – DESAKAN itu terus disampaikan anggota DPRD Kota Tanjungpinang karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang tidak mampu untuk membangun Unit Sekolah Baru (USB).

Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu MM mengatakan, tahun ini dan tahun depan ada tiga sekolah yang mau dibangun di Tanjungpinang dan semuanya di Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Baca Juga :  UN SMK Tetap Dilanjutkan

Yang pertama, lanjutan pembangunan SDN 016 di Jalan Hang Lekir Km 10 Perumahan Pinang Kencana Tanjungpinang Timur. ”Kalau SDN 016 ini penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) dua unit di lantai dua. Biayanya dari pusat melalui DAK,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos melalui ponselnya, Selasa (6/3).

Yang kedua, rencana pembangunan SDN 017 di Perumahan Alam Tirta Lestari (ATL) di daerah Ganet. Pihak pengembang perumahan itu telah menghibahkan lahan sekitar 2.000 meter persegi untuk membangun sekolah itu.

Modelnya nanti, pembangunan gedung bentuk vertikal atau bertingkat. Sudah ada anggarannya sekitar Rp 2 miliar dari pusat. Agar pengalokasian anggarannya tidak bermasalah, maka segala administrasi dan desain harus dilengkapinya.

Baca Juga :  UNBK, PLN Sediakan Genset di SMKN 1

Ketiga, rencana pembangunan SMPN 17 di Batu 10 tak jauh dari kolam renang. Di sana sudah tersedia juga lahan sekitar empat ribu meter persegi. Namun, anggarannya belum diketahui berapa.

”Kita minta agar Disdik mencari alokasi anggarannya dari pusat. Makanya, buat dulu desainnya. Lokasinya sudah kami tinjau dan letaknya bagus,” tambahnya.

Awalnya pihak Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang menyebutkan, lokasi rencana pembangunan SMPN 17 tersebut terjal dan butuh anggaran besar untuk menimbun dan mematangkan lahannya.

Ternyata, setelah mereka turun ke lapangan melihat lokasi itu, tanahnya tidak seperti yang disampaikan. ”Bagus kok. Tidak perlu timbunan banyak. Makanya, kalau turun ke lapangan kita bisa melihat aslinya,” ungkapnya lagi. Di daerah ini hanya ada satu SMP yakni SMPN 7 dekat Hotel Comfort.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here