Juli, Dana Desa Tahap II Dikucurkan

0
808
Sardison

DOMPAK – Juli bulan depan, Dana Desa (DD) akan dicairkan untuk 275 desa di 5 kabupaten di Provinsi Kepri. Adapun total dana desa Kepri tahun 2018 sekitar Rp221 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD-Dukcapil) Provinsi Kepri, Sardison mengatakan, sejak awal Juni 2018 ini, sudah ada dua kabupaten di Kepri yang masing-masing desanya telah mengajukan penyaluran dana desa untuk tahap kedua.

”Alhamdulillah secara keseluruhan penyaluran dana desa tahap pertama berjalan dengan baik,” kata Sardison di Tanjungpinang, kemarin.

Bahkan ditegaskannya, pada awal Juni 2018 ini, sudah ada dua kabupaten yang telah mengajukan penyaluran dana desa untuk tahap kedua. Memang sesuai jadwal penyaluran untuk tahap pertama dimulai sejak Februari hingga April 2018.

Dilanjutkannya, untuk pencairan tahap kedua yakni April hingga Juli 2018 dan nantinya untuk tahap ketiga dari Agustus-November. Ditambahkannya untuk pencairan dana desa ini dibagi dalam tiga tahap.

Tahap pertam adalah 20 persen dari alokasi dana desa sebesar Rp221 miliar. Kemudian tahap kedua sebesar 40 persen, begitu juga dengan tahap ketiga 40 persen.

”Saat ini sudah ada dua kabupaten yang mengajukan dana desa itu, yakni Kabupaten Bintan dan di Kabupaten Natuna. Dan saya pastikan akan disusul kabupaten lainnya dan untuk penyaluran tahap kedua berakhir di Juli mendatang,” ujarnya.

Artinya, penyaluran dana desa ini secara keseluruhan di Provinsi Kepri sudah berjalan dengan baik dan anggaran desa itu dimanfaatkan dengan baik pula. ”Kita lihat anggaran dana desa tahun ini oleh pihak desa digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan lainnya yang berhubungan dengan masyarakat. Saya harapkan dalam pelaksanaannya juga tidak bermasaah,” harapnya.

Untuk pencairan dana desa ini juga langsung dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) yakni prosesnya melalui dari kas negara masuk ke kas daerah, selanjutnya dari kas daerah masuk ke rekening kas desa dan desa bisa langsung menggunakannya.

Di Bintan dan Natuna untuk dana desa ini terserap cukup baik. Hanya ada beberapa desa di kabupaten lainnya yang masih terkendala dengan laporan. Bahkan jika sudah selesai, akhir Juli untuk penyaluran tahap kedua semua sudah bisa.

Pihaknya tentunya akan membantu proses pelaporan yang menjadi kendala oleh desa ini, sehingga tidak terjadi kemacetan dalam penyaluran dan proses pembangunannya.

Tujuan dana desa diberikan oleh pemerintah pusat ini untuk meningkatkan infrastruktur langsung di masing-masing derah. Di semua desa ada tenaga pembimbingnya, tentunya ini bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan proses laporan bagi yang terkendala. ”Namun, secara keseluruhan dana desa di Kepri terserap dan dipergunakan dengan baik,” katanya. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here