Jumlah Kunjungan Wisman Turun 6 Persen

0
450

KARIMUN – SEJAK awal tahun kunjungan wisatawan mancanega (Wisman) ke Tanjungbalai Karimun menurun 6 persen. Menurut pendataan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispabud) Pemkab Karimun, wismanyang berkunjung tercatat 46.411 orang. Jumlah tersebut, menurun dari tahun 2016 yang tercatat 49.449 wisman.

Wisman yang datang ke Karimun, masih didominasi negara tetangga yakni Singapura, Malaysia serta yang terjauh dari negara India. ”Jumlah yang tercatat sebanyak 46.411, itu dari awal tahun per Juni 2017. Jika dipresentase turun sebesar 6 persen dari tahun lalu,” jelas Benny Yudhistira, Kasi Aktraksi Promosi dan Kerja Sama Pariwisata Disparbud Karimun, kemarin.

Sedangkan jumlah kedatangan tahun 2016 juga didominasi tiga negara yang sama. Menurutnya, penurunan jumlah kunjungan wisman disebabkan beberapa faktor. Diantaranya, kondisi ekonomi di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia yang kurang mendukung.

Penyebab lainnya, yakni terkait isu-isu nasional turut mempengaruhi dunia pariwisata di daerah perbatasan seperti Karimun. Sebab, mayoritas wisman yang berkunjung ke Kabupaten Karimun dari negara Malaysia dan Singapura. ”Tapi saya optimis, pada semester kedua akan ada peningkatan kunjungan wisman. Sebab, ada beberapa event yang akan digelar untuk menarik wisman negara tetangga berdatangan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, rata-rata wisman datang secara berkelompok maupun keluarga yang hanya sebentar dan paling lama dua hari. Artinya, wisman tersebut hanya menikmati suasana daerah sama dengan tempat asalnya. ”Kita tetap berupaya, agar semua wisman yang datang merasa nyaman ke Karimun ini,” ucapnya.

Meski demikian, untuk meningkatkan kunjungan wisman ke Karimun yaitu kesiapan masyarakat, sarana dan prasarana, tempat-tempat wisata.
Selain itu, kebudayaan lokal yang memiliki nilai jual di mata wisatawan harus dikembangkan. ”Saya akui, untuk sarana masih kurang di Karimun. Sehingga, wisman tidak bisa berlama-lama ke Karimun,” jelasnya. Belum lagi, beberapa tempat objek wisata seperti pantai Pelawan, Pongkar, Ketam maupun Air Terjun kini kondisi lingkungan sangat kotor.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here