Jurusan Pertanian Sangat Diminati

0
588
Bupati Lingga Alias Wello saat berkunjung ke Kampus IPB beberapa waktu lalu. F-ISTIMEWA

Kelas Jauh IPB Lingga Butuh Dukungan Sapras

LINGGA – Kelas jauh Diploma-I (DI) Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) di Kabupaten Lingga sudah berjalan, diharapkan menjadi barometer pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pertanian dan peternakan.

Pemerhati dunia pendidikan Kabupaten Lingga, Ahmad Alhasmi menyebutkan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga harus mendukung terus pengembangan kelas jauh jurusan pertanian dan perternakan tersebut karena sangat diminati.

Mulai dari bangunan dan sarana dan prasarana (Sapras) pendukung perkulihan lainnya perlu disediakan. Menurutnya, perlu perhatian khusus, agar kampus ini bisa bertahan lama menghasilkan SDM membangun Lingga.

”Ini sebuah lompatan yang luar biasa. Di samping program pengembangan sektor pertanian seperti pencetakan sawah, IPB kelas jauh nantinya bisa terus dikembangkan sesuai jurusan yang dibutuhkan,” terang Ahmad Alhasmi.

Sebab, sebutnya, itu hanya satu-satunya kampus yang mendukung program pemerintah di Lingga yang tentunya harus dipersiapkan secara serius. Kampus kelas jauh tersebut sambungnya, perlu didukung sarana prasarana yang memadai.

”Tidak usah yang wah, tetapi cukup untuk mendukung perkuliahan saja. Ini harus didukung, sebab sektor pertanian dan peternakan akan dibangkitkan kembali,” sebutnya.

Jika di Lingga memiliki kampus IPB yang bagus, sebutnya, tentu akan menjadi kebanggaan dan bahkan anak Kepri dari kabupaten-kota lainnya bisa menimba ilmu di sini.

IPB sudah membuka Pendidikan Vokasi D1 jurusan Pertanian dan Peternakan pada Agustus tahun lalu di Lingga. Program tahun pertama, IPB mempersiapkan kuota penerimaan 90 mahasiswa. Jumlah ini bertambah 100 persen, dari perencanaan awal hanya 30 hingga 40 mahasiswa.

Ini informasi terkahir dari pertemuan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, jumlah mahasiwa bertambah. Di antaranya 80 orang mengambil jurusan pertanian dan sisanya peternakan. ”Pada pertemuan terakhir dengan pihak IPB, jumlah mahasiwa bertambah dari prediksi,’ tuturnya.

Kepala Dinas Pedidikan Pemkab Lingga, Kasiman menuturkan, Pemda mendukung program tersebut. Hanya saja, sabutnya, kuotanya masih terbatas, dan yang lulus sesuai ketentuan hasil seleksi yang langsung dilakukan oleh IPB.

”Soal umur itu tidak ada batasan. Ini untuk semua lulusan SMA sederajat. Peserta didik merupakan hasil seleksi pihak IPB,” terangnya. Ia menilai, semakin banyak peminat makin bagus, untuk SDM yang berkualitas. (tir)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here