Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan Minim Peserta

0
910
TINJAU SBMPTN : Rektor UMRAH Prof Dr Syafsir Akhlus MSc meninjau pelaksanaan SBMPTN sistem CBT di Senggarang. f-ISTIMEWA

2.983 Peserta Ikut SBMPT di UMRAH 

TANJUNGPINANG – Sekitar 2.983 calon mahasiswa mengikuti ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).
Dari jumlah tersebut, hanya 19 peserta yang memilih jurusan Sosial Ekonomi Perikanan.

Hal ini dungkapkan Rektor UMRAH, Prof Dr Syafsir Akhlus MSc usai meninjau pelaksaan SBMPTN, Selasa (16/5) di Kampus UMRAH, Senggarang, Tanjungpinang.

Dituturkannya, jurusan yang paling banyak diminati yaitu Akuntai, Fakultas Ekonomi dengan jumlah 219 peserta. Sisanya menyebar di jurusan lainnya.

”Menurut saya jurusan Sosial Ekonomi Perikanan ini bagus, Indonesia sedang pengembangan sektor maritim dan akan banyak di butuhkan tenaga kerja yang handal. Saya yakin peluang kerjanya akan banyak, tapi ini sedikit peminat,” ucapnya.

Para peserta dibagi dalam tiga ujian yaitu ujian Sains dan Teknologi (Sainstek), ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dan campuran. Ujian dilaksanakan di beberapa sekolah tingkat SMA di dua kota di Kepri, yaitu Tanjungpinang dengan jumlah sekitar 1.443 peserta. Serta Batam 1.540 peserta.

Dari jumlah tersebut sekitar 95 peserta menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) yang dilaksanakan di laboratorium komputer UMRAH di Senggarang, Tanjungpinang. Sedangkan sisanya Paper Based Test (PBT) atau ujian kertas.

Aklus menuturkan, jumlah tersebut meningkat sekitar 22 persen lebih dari tahun sebelumnya sekitar 2.430 peserta melalui jalur SBMPTN.

Meskipun harus diakui, tidak sepenuhnya semua memilih kuliah di UMRAH karena diperbolehkan memilih satu atau dua jurusan di universitas lain. Hanya saja untuk ikut ujian di Kepri, harus memilih minimal satu jurusan di UMRAH.

Dituturkannya, dalam pelaksanaan CBT, sempat ada kendala sekitar setengah jam pemadaman listrik. Meski demikian, dengan koordinasi dengan pihak PLN segera listrik menyala dan peserta dapat memulai pelaksanaan ujian. Hasil seleksi akan diumumkan 13 Juni 2017, mulai pkl 17:00 WIB dan dapat diakses di laman http://www.sbmptn.ac.id.

Penerimaan mahasiswa jalur ujian Mandiri tahun ini akan dilaksanakan serentak oleh Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat. Ada 16 universitas yang bergabung yang diketuai Akhlus sendiri.

Ketua pelaksana ujian Mandiri Prof Dr Ir Samsul Rizal, MEng yang merupakan Rektor Unsyiah. Pendaftaran akan dimulai 1 sampai 30 Juni mendatang. Dapat diakses melalui online dengan alamat

www.pendaftaran.smmptnbarat.id. Ujian Tertulis dilaksanakan pada Sabtu, 8 Juli 2017. Pengumuman Kelulusan akan 18 Juli 2017 melalui laman ww.smmptnbarat.id/pengumuman. Ini kempatan ketiga bagi peserta yang tak lulus.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here