Kabasarnas: Peralatan SAR Harus Canggih

0
420
Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito

Buat Kapal Komando di Batam

TANJUNGPINANG – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito mengatakan personel Basarnas khusunya Tanjungpinang harus lebih profesional dalam menjalankan tugas.

Harus memiliki peralatan yang canggih karena Tanjungpinang berada di daerah ter depan. Garis depan itu terdiri dari Selat Malaka dan Selat Singapura, kemudian lalu lintas kapal dan udara sangat padat.

Hal ini dikakatan Bagus Puruhito saat menyambangi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Selasa (26/3).

Kunjungan ini mengecek langsung kesiapan anggotanya dan alat-alat SAR di Tanjungpinang.

”Kunjungan saya ini ingin melihat kantor SAR dan pos SAR di Tanjungpinang, bagaimana kesiapan, kondisi personel, sarana dan prasarana pendukung SAR lainnya,” kata Bagus saat ditemui di Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang.

Baca Juga :  Pengelola Bandara RHF Harus Lebih Inovatif

Bagus mengatakan, wilayah Kepri ini khususnya Tanjungpinang dan Batam merupakan wilayah garis depan.

Atas kunjungannya itu, Bagus akan mengevaluasi apa saja kekurang di Kantor Pencarian dan Pertolongan di Tanjungpinang. Saat ini masih kekurangan anggota yang bertugas di Tanjungpinang dan juga sedang mengkaji terkait pembangunan Kantor SAR Lingga dan evaluasi terkait sarana udara helikopter.

”Kita masih perlu penambahan personel, penambahan peralatan SAR mendasar dan canggih. Terkait helikopter akan dievaluasi juga apakah diganti yang baru atau ditambah,” sebutnya.

Baca Juga :  Imigrasi Punya Mobil Unit Paspor untuk Orang Sakit

Sebelum ke Tanjungpinang terlebih dulu melihat proses pembangunan dua unit kapal baru Basarnas di Batam. Dua unit kapal yang dicek itu ukuran 66 meter yang dapat memberikan bantuan ke kapal lain.

Misalnya Bahan Bakar Minyak (BBM) dan air bersih, dilengkapi alat pertolongan, helipad untuk landing dan take off helikopter.

”Kapal ini semacam kapal komando, anggarannya cukup besar juga. dilengkapi helipad. Kalau sudah selesai nanti dibangun akan disesuaikan penempatannya,” jelasnya.

Seperti diketahui, dua unit kapal itu sedang dibangun PT Karimun Anugerah Sejati, Batam. Kapal ini nantinya berfungsi untuk mem-back up kapal-kapal yang tengah melaksanakan operasi SAR.

Baca Juga :  Saling Lempar Tangan untuk Kelola Taman Budaya

Kapal ini dilengkapi dengan kapasitas yang besar untuk menampung logistik. Seperti bahan bakar sebanyak 500 ton liter, air bersih 100 ton liter, bahan makanan, Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV) dan peralatan bawah air lainnya, serta dilengkapi dengan helipad untuk landing dan take off helikopter.

Dengan adanya kapal ini diharapkan operasi SAR lebih maksimal, efektif dan efisien. Saat ini Basarnas memiliki lebih kurang 170 kapal yang tersebar di Kantor maupun Pos SAR di seluruh Indonesia. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here