Kabinet Sabar Dirombak

0
395
H Lis Darmansyah melantik pejabat eselon II saat masih menjabat sebagai Walikota, lalu. f-istimewa

H Surjadi Diprediksi Jadi Kadisbudpar

Walikota Tanjungpinang berencana akan melakukan mutasi jabatan eselon II (Kepala Dinas), III dan IV atau jabatan Kepala Bidang dan Kepala Seksi minggu depan. Selain untuk mengisi jabatan lowong juga akan ada pergeseran jabatan.

TANJUNGPINANG – Walikota Tanjungpinang, H Syahrul menuturkan, rotasi pejabat eselon II, III dan IV akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Setelah itu, baru digelar seleksi terbuka atau open bidding untuk mengisi posisi yang kosong.

Informasi yang dihimpun Tanjungpinang Pos, banyak kepala dinas dan Kabid, Kasi akan dirotasi. Di antaranya, yang akan diganti adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kota Tanjungpinang (Bappelitbang) Tanjungpinang, H Surjadi. Pengantinya adalah Rully Fiandy yang kini menjabat Sekretaris Bappelitbang Tanjungpinang. H Surjadi sendiri akan menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tanjungpinang. Karena, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata lowong jabatan setelah ditinggal Reni Yusneli, kini menjabat sebagai Kadispenda Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Daerah Kota Tanjungpinang (BPPRD) Tanjungpinang yang kini masih dijabat pelaksana tugas, Riani disebut-sebut akan digantikan Muhammad Ikshan yang kini menjabat Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tanjungpinang (BPPT) Tanjungpinang.

Begitu juga dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang, yang disebut-sebut akan diganti Admadinata, Kabid Pembinaan SMA Pemprov Kepri. Dadang AG sendiri informasinya akan mengisi sebagai Kepala Kominfo Tanjungpinang. Menggantikan Efiyar M Amin yang pensiun. Sedangkan Abdul Kadir Ibrahim, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang yang pernah mengusulkan mengundurkan dari Sekwan di zaman Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah akan mengisi staf ahli.

Tidak hanya itu, informasi yang diperoleh Tanjungpinang Pos, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang dan Kepala Dinas Kesehatan juga akan diganti.

Informasinya, Ahmad Yani yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tanjungpinang akan menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang menggantikan posisi Rustam. Rustam sendiri, inormasinya akan menjabat sebagai Kadis Pemberdayaan Perempuan Masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang Hj Raja Khairani juga diganti. Hj Khairani sendiri akan menduduki Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, mengantikan HM Juramadi Esram, saat menjabat sebagai Sekda Lingga. Sedangkan yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, salah satu kabid di dinas tersebut.

Sedangkan pejabat OPD yang tidak bergeser atau tidak diganti yakni, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Djasman, Kepala Dinas Sosial Agustiawarman, Marzul Hendri, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang.

Begitu juga dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tanjungpinang (DPPKAD) Tanjungpinang, Darmanto, Kepala Kepala Badan Kepegawaian Daerah Tengku Dahlan. Mereka dinilai masih cocok mengemban amanah sesuai dengan visi dan misi walikota dan wakilwali kota. Selain itu, juga terbentuk aturan, bagi kepala OPD sebelum dua tahun menjabat tidak boleh digeser.

Kepala Badan Kepegawaiaan dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Tanjungpinang, Tengku Dahlan menuturkan, kepala OPD di lingkungan Pemko melaksanakan assessment sebagai salah satu syarat melihat kompetensi yang dimiliki masing-masing.

”Assessment ingin memastikan kembali minat dan kemampuan masing-masing kepala OPD. Mana tahu sudah ada yang ingin berubah. Ini akan diketahui melalui hasil wawancara,” tuturnya.

Ia menuturkan, dua eselon II juga akan tetap diposisi yang sama karena tidak bisa mengikuti assessment lagi dengan alasan untuk 56 tahun. Yaitu Wan Kamar dan Irwan.

”Kalau ada rotasi nantinya setelah assessment ini, kita ikuti aturan KASN,” paparnya.

Untuk diketahui, seluruh kepala OPD sudah selesai mengikuti assessment yang dilaksanakan di Jatinangor. (DESI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here