Kades Batubi Jaya Bawa Kabur Dana Desa

0
679

NATUNA – DIDUGA menyalahgunakan anggaran untuk pengadaan tenda dan kursi, Kepala Desa Batubi Jaya Kecamatan Bunguran Batubi Slamet dilaporkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ke Polres Natuna. Ketua BPD Batubi Jaya Ruslan mengatakan, selama ini pihaknya tidak mengetahui kemana aliran kas desa yang digunakan Slamet.

Ia menjelakan, Kas desa yang tidak bisa dipertanggungjawabkan belum diketahui pastinya.
Pasalnya, tahun 2016 lalu Desa Batubi Jaya menerima alokasi dana mencapai Rp 3,6 miliar. Untuk itu, muncul dugaan anggaran operasional desa dan sejumlah pengadaan barang digelapkan seperti tenda.

”Dana pengadaan tenda dan kursi saja tidak besar, sekitar Rp 68 juta. Tapi ada pengadaan lain, dan ada operasional desa yang tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh kepala desa sekitar Rp 300 juta tahun anggaran 2016,” jelas Ruslan, kemarin. Ruslan menambahkan, masyarakat juga tidak menyangka kelakuan kades yang dipilih dapa tahun 2013 hingga ki ni tidak terlihat membangun desa dengan anggaran yang ada. Menurutnya, Slamet menggunakan anggaran desa untuk membangun aset pribadinya.

”Rumahnya sekarang biasa saja. Tak ada yang mewah, tak tahu lah kalau Jawa sana. Kebetulan asalnya dari Jawa,” ujar Ruslan. Untuk itu, sebagai BPD desa ia pun melaporkan ke pihak kepolisian agar kasus kaburnya Dana Desa (DD) oleh Slamet diusut. Selain itu, kasus sudah diperintahkan Bupati Natuna Hamid Rizal untuk diserahkan ke polisi.

”Sekarang pak bupati sudah tunjuk Pjs Kades, supaya desa kami tetap berjalan seperti biasa,” sebut Ruslan. Sementara Sekretaris Badan Kepegawaian Pemkab Natuna Boy Wijanarko membenarkan, Slamet yang pernah menjabat Kades Batubi Jaya adalah ASN dilingkungan Pemkab Natuna. Saat ini, Boy menyebutkan Slamet sedang diproses pemberhentian dari pegawai pemerintah.

”Slamet Kades Batubi Jaya ini sedang diproses pemberhentian sebagai ASN,” kata Boy.Sementara, Kapolres Natuna AKBP Charles Panuju Sinaga membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari BPD dan Kecamatan soal dugaan penggelapan DD. ”Sudah ada laporannya, dalam waktu dekat akan dilakukan penyelidikan terhadap laporan itu,” kata Charles.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here