Kades Benahi Sarana di Gunung Sepincan

0
501
INDAH: Pendaki saat menikmati keindahan alam Lingga dari Bukit Permata di Puncak Gunung Sepincan, Desa Panggak Darat. f-net

Rangkaian PPTMA Lingga 2017 Jadi Ajang Promosi

Saat ini Lingga menjadi perhatian masyarakat luar terlebih sejumlah negara yang tergabung di Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI).

LINGGA – Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) yang digelar di Lingga menyedot perhatian wisnus dan wisman. Tak hanya Pemkab yang bergerak untuk membenahi Lingga menyambut para tamu penting yang hadir selama rangkaian PPTMA sempena Hari Jadi ke-14 Kabupaten Lingga itu. Namun, kepala desa juga ikut membenahi kampungnya terutama yang dikunjungi banyak turis dan wisman.

Seperti disampaikan Kepala Desa Panggak Darat, Kecamata Lingga, Zulmafriza. Ia pun menggelontorkan APBDes sekitar Rp 40 juta untuk membenahi saran prasarana di lokasi wisata Bukit Permata di Gunung Sepincan.

Zulmafriza mengatakan, pihaknya melakukan penataan sarana dan prasarana wisata pendakian Bukit Permata di puncak Gunung Sepincan agar wisatawan nyaman menikmati indahnya puncak gunung tersebut.

”Kami mengucurkan anggaran Rp 44 juta dari pos Dana Desa (DD) untuk melengkapi fasilitas pendakian Puncak Gunung Sepincan,” kata Kepala Desa Panggak Darat, Zulmafriza, Senin (20/11).

Dikatakannya, pihak desa membangun water closed (WC) di atas Bukit Permata dan fasilitas pendukung pendakian. Dengan pembangunan fasilitas ini diharapkan membuat nyaman wisatawan yang melakukan pendakian. Dengan begitu akan semakin tertarik wisatawan tersebut untuk berkunjung kembali.

”Ke depan kami juga akan membuat event pariwisata sendiri. Tentunya tetap berkoordinasi dengan dinas terkait,” imbuhnya.

Ia pun Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa dalam kegiatan Festival Gunung Daik dapat memberikan kontribusi promosi wisata pendakian Gunung Sepincan bagi wisatawan yang ikut kegiatan.

Gunung Sepincan atau lebih populer dengan nama Bukit Permata merupakan salah satu gunung yang berada di berdampingan dengan Gunung Daik.

Gunung yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan Bukit Permata ini merupakan gunung tertinggi ke-2 di Kepri dengan ketinggian 1001 Mdpl setelah Gunung Daik yang memiliki ketinggian 1165 Mdpl.

Gunung yang mulai dijelazah beberapa tahun lalu oleh para pendaki lokal itu, kini sudah mulai semakin dikenal hangat oleh para penikmat ketinggian. Sesampainya di atas puncak, para pendaki akan disuguhi dengan pemandangan kota Daik Lingga yang begitu indah dan asri.

”Di puncak Bukit Permata ini, para pendaki dapat melepas lelah dengan membersihkan diri berendam di Danau Kembang Menaun yang airnya begitu jernih dan dingin menembus kulit,” kata Insan salah seorang pendaki lokal di Lingga.

Memang Gunung Sepincan tersebut sudah menjadi tujuan banyak orang jika sedang ingin berwisata alam dan pendakian. Hal ini disebabkan kondisi alam serta keindahan yang terdapat pada gunung tersebut sangat mempesona juga penuh petualangan.

Akhir-akhir ini peminat wisata pendakian semakin hari terus mengalami peningkatan. Karena memang pendakian gunung mempunyai tantangan serta daya tarik tersendiri bagi sebagian besar masyarakat lebih-lebih para penggemar travelling.

Keadaan ini membuat banyak sekali gunung-gunung di berbagai daerah yang mulai membuka jalur pendakian. Ada beberapa hal dan daya tarik yang membuat Gunung Sepincan mempunyai pesona tersendiri di kalangan masyarakat.

Diantaranya adalah keindahan yang tersimpan di dalamnya yang hanya bisa dilihat saat melakukan pendakian dan sampai di puncak gunung ini. Sepanjang jalur pendakian yang butuh waktu antara 5-6 jam ini banyak terdapat pesona keindahan alam yang menjadi suguhan tersendiri saat naik.(TENGKU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here