Kades Berharap Tunjangan Perangkat Desa Naik

0
464
Amirullah

ANAMBAS – Pemerintah Desa (Pemdes) berharap, peningkatan kesejahteraan perangkat desa akan terealisasi. Sebab, dengan beban kerja yang ada tetapi tidak seimbang dengan gaji yang didapatkan.

Dengan adanya revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014, dan PP Nomor 47 Tahun 2015 Presiden RI Joko Widodo akan meningkatkan kesejahteraan perangkat desa setara dengan golongan II A Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sejumlah kepala desa di Kabupaten Kepulauan Anambas menyambut baik, dan mengapresiasi atas sikap yang diambil oleh Pemerintah Pusat.

Bahkan sebelumnya, pihaknya juga telah mengusulkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) atas penambahan pendapatan dari beberapa tunjangan baik untuk kepala desa maupun perangkat desa.

”Kami sebelumnya telah mengusulkan juga kepada Pemda, terkait hal tersebut dan Pemda juga telah merespon dengan baik dan akan membuat Peraturan Bupati (Perbup). Kami masih menunggu hasil keputusannya saja,” kata Asmarandi, selaku Kepala Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan kepada Tanjungpinang Pos ketika dihubungi, Selasa (15/1).

Kata dia, saat ini gaji untuk kepala desa di Kabupaten Kepulauan Anambas sekitar Rp3 juta perbulan. Sedangkan gaji perangkat desa, sekitar 50 hingga 60 persen dihitung dari jumlah gaji kepala desa.

Jika dihitung dengan beban kerja yang diberikan saat ini, pihaknya menilai tidak sesuai.

Oleh sebab itu, seluruh kepala desa Anambas mengusulkan kepada Pemda terkait adanya peningkatan jumlah tunjangan.

”Kalau gaji Sekretaris Desa (Sekdes) sekitar 60-70 persen, dihitung dari jumlah gaji kepala desa. Kita harapkan hal itu bisa diwujudkan,” sebut dia.

Sementara itu, Kepala Desa Landak Kecamatan Jemaja Amirullah mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas akan adanya revisi PP dari Pemerintah Pusat. Sebelumnya, ia juga mengatakan hal ini pernah disampaikan dengan Pemda Anambas dan sudah gelar pertemuan bersama Bupati Anambas.

”Kita sangat apresiasi, jika keputusan Pemerintah Pusat meningkatkan kesejahteraan bagi perangkat desa. Berharap, tunjangan kepala desa juga harus dipertimbangkan dengan beban kerja yang diemban saat ini,” jelas dia.

Lanjut dia, perangkat desa terdiri dari kepala dusun serta staf yang bekerja di kantor desa. Jika RT dan RW bukan bagian dari perangkat desa dan mereka sebagai unsur profesional desa.

”Moga usulan yang kita sampaikan ke Pemda bisa direalisasikan. Beban kerja saat ini bertambah berat, dengan diberikan pengelolaan anggaran yang cukup besar. Kami sangat bersyukur sekali dengan anggaran tersebut. Artinya target pembangunan desa bisa perlahan diwujudkan,” tutup dia. (ign)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here