Kades Jangan Tunda Proyek Dana Desa

0
741
Drs Sardison MTP

DOMPAK – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD Dukcapil) Pemprov Kepri, Sardison mewanti-wanti bahwa Kepala Desa (Kades) beserta jajarannya tidak boleh menunda proyek fisik yang menggunakan program Dana Desa hingga Agustus mendatang.

”Kan sudah ditransfer Juni kemarin. Jadi minggu depan paling lambat, saya pikir sudah ditransfer ke perangkat desa,” jelas Sardison kepada wartawan usai berbuka puasa bersama di Masjid At Taqwa Muhammadiyah Tanjungpinang, Kamis (15/6) malam. Minggu Juni kemarin, anggaran program dana desa itu sudah ditransfer ke Rekening Umum Kas Daerah (RKUD) pemerintah kabupaten masing-masing.

”Transfer tahap pertama 60 persen, 40 persen lagi paling cepat Agustus mendatang,” ujar Sardison. Pada umumnya, tentang dana desa ini adalah proyek yang ada keterkaitannya dengan pembangunan. Jadi pada saat dirinya menggelar dan menghadiri sosialisasi penggunaan dana desa di Kabupaten Bintan, ada yang bertanya terkait molornya penyaluran dana desa ke mereka. Ini akan mempengaruhi pengerjaan proyek fisik di lapangan nantinya.

Baca Juga :  Rp831 Miliar KUR Mengalir ke UMKM

”Jadi begini, dana desa ini kan proyek fisik yang tidak lebih dari Rp 200 juta, sederhana semua. Sekarang sudah bulan Juni. Juli sudah mulai dilaksanakan, September sudah selesai. Tergantung ketika masuknya dana itu, sudah harus diproses cepat, sudah bisa mengajukan pelaksanaan realisasi,” bebernya. Jadi jangan ditunggu lagi, sudah lah penyaluran dana desanya terdapat mengalami keterlambatan, jangan tunggu sampai Agustus mendatang baru dilakukan proses pengerjaan.

”Nah itu menyengajakan, tidak benar itu,” tegasnya. Saat ini tidak hanya di Bintan penyaluran dana desa yang sudah disalurkan ke rekening umum kas daerah, melainkan semua desa se-Kepri yang mendatap program bantuan dana desa sudah disalurkan.

Baca Juga :  Kapolri Diminta Turun Tangan, Usut Pembakaran Kantor PWI Aceh

”Saat ini karimun yang sudah jalan dulu, dan sedang berangsur-angsur desa lainnya. Kita minta mereka melakukan koordinasi dan informasikan ke kita, apapun perkembangannya,” jelasnya. Sebelumnya, dana desa Kabupaten Bintan terlambat disalurkan karena laporan keuangan tahun 2016 terlambat. Sardison mengatakan, semua dana desa pencairan tahap pertama untuk Kepri sudah selesai.

Dijelaskannya, belum lama ini telah dibentuk Tim Pembinaan dan Pengawasan Dana Desa Provinsi Kepri. Adapun tim ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari DPMD Dukcapil Pemprov Kepri, Polda, Kejati dan lainnya. Pembentukan dilakukan di Aula Dompak usai rakor belum lama ini. (ais/mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here