Kades Sebut Tandatangan di Atas Materai Hanya Contoh

0
944

LINGGA – Kepala Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat Saparudin keberatan karena disebut-sebut menerima uang kompensasi dari Perusahaan pertambangan timah laut, PT Supreme Alam Resources (SAR) sebesar Rp200 juta.

Hal itu sebutkannya, tidak benar dan ia tidak merasa menerima uang tersebut. Anehnya, alasan sebagai contoh namun tandatangan yang ia bubuhkan sebagai tanda terima uang diatas materai.

Ia tetap bersikukuh itu merupakan contoh tanda terima, buat pencairan dana yang dimaksud. ”Kwitansi tanda terima uang, dengan tanda tangan saya itu hanya contoh. Warga hanya melihat satu sisi tanda terima tersebut. Namun di belakangnya, ada pernyataan bahwa hal tersebut adalah contoh,” kata Saparudin, Selasa (26/6) kemarin.

Baca Juga :  Penerbangan Perintis Buka Rute Dabo Lagi

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada kesepakatan dari masyarakat maupun pihak perusahaan terlaut besaran kompensasi yang akan diberikan. Keinginan masyarakat setiap Kepal Keluarga (KK) mendapat uang sebesar Rp30 juta per KK sebagai uang masuk dengan kompensasi bulanan sebesar Rp1 juta per KK.

”Perusahaan tidak sanggup memenuhi tuntutan ini. Pembicaraan masih dilakukan,” akunya.

Sebagai kepala desa, Saparudin mengaku tidak dapat mengambil yang sepeser pun dari perusahaan tanpa adanya persetujuan masyarakat.

Ia kembali menegaskan, bahwa pihak perusahaan meminta sebagai tanda persetujuan masyarakat dengan membubuhkan tanda tangan diatas kertas setelah adanya kesepakatan kompensasi. (tir)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here