Kades Tanjung Terjaring OTT Saber Pungli

0
545
DIPERIKSA: Tersangka saat menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Natuna. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – KEPALA Desa Tanjung Musmulyadi (40) terjaring Operasi Tangkap Tangan ( OTT), oleh Satgas Saber Pungli Polres Natuna, Sabtu (9/9). Musmulyadi tertangkap basah menerima uang suap untuk pengurusan surat sebidang lahan di Desa Tanjung.

Kapolres Natuna AKBP Charles Sinaga menjelaskan, Satgas Saber Pungli awalnya mendapat informasi dari seorang masyarakat bahwa akan ada transaksi uang untuk kepengurusan surat-surat tanah di daerah Tanjung. ”Kita berhasil OTT dan mengamankan tersangka yakni Kades Tanjung Musmulyadi, ketika menerima sisa uang Rp 500 ribu hasil pengurusan tanah. Sebelumnya, sudah menerima bayaran sebesar Rp 1,5 juta,” kata AKBP Charles, Minggu (10/9).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi tersebut Tim Satgas Saber Pungli tanpa menunggu lama dan langsung untuk segera turun untuk melakukan pengintaian. Sehingga, tim berhasil menangkap oknum Kades di sebuah warung Wilayah Pantai Tanjung. ”Setelah proses penangkapan itu, Musmulyadi tidak bisa berkilah ketika ditangkap ketika sedang transaksi uang dari salah satu masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Tim Satgas Saber Pungli AKP Komarudin, tersangka mengaku uang yang diterima tersebut hasil dari kepengurusan lahan. Tidak tanggung-tanggung, Musmulyadi mematok biaya pengurusan lahan senilai Rp 20 juta. Selain itu, tersangka meminta kepada pemilik lahan untuk membayar sebesar 10 persen.

”Dari pengakuan tersangka, dirinya baru pertama kali melakukan hal itu. Dengan alasan untuk biaya operasional kantor desa. Tersangka saat ini masih kita amankan, dan barang bukti yang kita amankan diantaranya uang sebesar Rp 500 ribu dan hape yang digunakan tersangka. Hal ini sudah bisa kita lanjutkan perkaranya,” paparnya.

Ia menambahkan, dari proses penanganan kasus Saber Pungli sudah 4 perkara yang diproses. Hanya saja, tiga perkara diantaranya belum memenuhi peryaratan dan hanya baru kali ini proses penangkapan memenuhi persyaratan dalam OTT.

”Selama ini, penanganan terkait Saber Pungli Polres telah terungungkap sebanyak 4 perkara. Baru perkara Kades Tanjung ini yang bisa ditingkatkan penyidikan. Untuk tersangka kita kenakan Undang-undang Tipikor dengan ancaman 5 tahun penjara,” ungkapnya.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here