Kadishub Janjikan Pecat Stafnya

0
191
SUPIR taksi online mendatangi Dinas Perhubungan Batam untuk melaporkan pegawai Dishub yang memakai mobil sitaan Dishub, Jumat (18/1). Kadishub Batam berencana memberikan sanksi terhadap anak buahnya itu. f-istimewa

Pegawai Dishub Dipergoki Pakai Taksi Online Sitaan

Pegawai Dinas Perhubungan Batam, berinisial MO bersama rekannya, tertangkap tangan rekan pemilik taksi online menggunakan mobil sitaan.

BATAM – MO dipergoki menggunakan mobil yang sebelumnya disita Dishub saat razia taksi online sebelumnya. Video petugas Dishub yang masih menggunakan pakaian dinas bersama rekannya dipergoki, Kamis (17/1) malam, di Penuin, Batam.

Rekan supir mobil taksi online melakukan aksi solidaritas, mendampingi pemilik mobil, Jumat (18/1), mendatangi Dishub Batam, untuk melaporkan MO. Dari video yang beredar di media sosial, MO bersama seorang rekannya dihadang oleh beberapa driver online. ”Ini mobil teman saya. Ngapain dipakai?,” kata seorang rekan sopir taksi online yang memergoki MO.

Saat dipertanyakan, MO beralasan, mobil Ayla BP 1435 ME ini tidak bisa menjawab. MO hanya berupaya meminta maaf. Tidak lama dalam video itu pembicaraan yang berlangsung. Durasi waktu video lebih banyak direkam aksi pengejaran.

Terkait dengan kejadian itu, Kadishub Batam, Rustam Efendi membenarkan pegawainya, menggunakan mobil itu. Namun disebutkan jika itu murni kelalaian yang dilakukan oknum tersebut. Dijanjikan, pihaknya akan mengambil langkah tegas, dan menjatuhkan sanksi ke MO.

”Itu kejadiannya malam, sudah di luar jam kerja, jadi memang murni kelalaian, kita akan tindak. Kalau cukup bukti bisa kita pecat,” tegasnya.

Petugas Dishub itu diakui, menggunakan mobil untuk kepentingan pribadi, sehingga di luar tanggungjawab Dishub. Pegawai itu disebutkan sebagai pegawai tenaga harian lepas. ”Masalah baju dinas, mungkin dia merupakan salah satu anggota yang kebagian piket untuk penertiban parkir liar. Karena petugas yang piket itu sampai jam 11 malam,” ungkapnya.

Rustam menilai, apa yang dilakukan MO, merupakan kesalahan yang tidak bisa ditoleransi. Diakui, barang sitaan Dishub tidak boleh digunakan. ”Apa lagi dibawa keluar untuk aktivitas jalan-jalan. Itu fatal. Kami akan tindak tegas, karena tak boleh dibawa,” sambungnya.

Dijanjikan, dia akan memberikan arahan ke pegawainya untuk menjalankan aturan sesuai ketentuan. Pegawai akan diarahkan untuk menjaga disiplin. ”Pegawai itu sudah ditanya. Dia mengambil kunci mobil itu dari lemari penyimpanan,” beber Rustam. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here