KAHMI Anambas Ganti Pengurus Baru

0
197
SURYADI (peci puti) menyerahkan berkas kepada Ketua KAHMI Anambas terpilih yakni Abu Hanifah untuk periode 2018-2023. f-istimewa

ANAMBAS – Pengurus Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kepulauan Anambas, telah dilakukan musyawarah dan telah terpilih kepengurusan yang baru masa periode 2018-2023.

Kahmi adalah organisasi kekeluargaan atau wadah paguyuban alumni HMI, para cendekia yang bersifat independen.

KAHMI berdiri, karena adanya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Oleh karena itu, sebagai organisasi kekeluargaan penting bagi KAHMI untuk saling memperkuat ukhuwah Islamiyah senantiasa menjaga tali silaturahmi.

Suryadi mengatakan, independensi KAHMI membuatnya tidak memihak terhadap salah satu partai, organisasi keagamaan, atau organisasi lain manapun.

Ia menegaskan, KAHMI tidak berpolitik praktis meskipun demikian tidak berarti KAHMI buta politik.

”Alhamdulillah, Musyawarah Daerah II dan Pelantikan Pengurus MD KAHMI Kabupaten Kepulauan Anambas Masa Bakti 2018-2023 telah berjalan dengan khidmat dan sukses,” kata Suryadi S.P, M.H, selaku Sekretaris Kahmi Provinsi Kepri, Kamis (20/12).

Kata dia, saudara Abu Hanifah, S.Ag., M.M. yang saat ini sebagai Community Investment Premier Oil terpilih secara Mufakat sebagai Ketua Umum MD KAHMI Kabupaten Kepulauan Anambas Masa Bakti 2018-2023.

Semoga KAHMI di Kepulauan Anambas, dapat membawa kemaslahatan bagi ummat dan bangsa khususnya Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.

”Saya langsung melakukan pelantikan kepengurusan KAHMI tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas di Masjid Jamik Tarempa pada hari Rabu (19/12), malam,” jelasnya.

Menurut Suryadi, secara Nasional posisi Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki peran yang sangat strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat karena memiliki Sumber Daya Alam yang sangat melimpah dari Potensi Ekonomi Maritim.

”Oleh karena itu hadirnya Korps Alumni HMI di Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan atas terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur dalam keridhoan Allah SWT,” terang Doktor Ilmu Hukum tersebut.

Lanjut dia, sebagai generasi penerus KAHMI, HMI perlu mendapat pembinaan baik menyangkut organisasi, intelektualitas, maupun bidang akademis.

”Tetapi, hal tersebut tidak dimaksudkan untuk membuatnya menjadi organisasi yang dependen, melainkan untuk membantu mengarahkannya menjadi organisasi yang independen karena mereka adalah intelektual muda yang cerdas, penuh improvisasi dan inovasi,” tutupnya. (ign)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here