Kajati Kalahkan Pj Walikota

0
64
Personel Pangkalan Udara (Lanud) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang saat mengikuti latihan menembak bersama, Kamis (30/8). f-raymon/tanjungpinang pos

Danlanudal RHF Raih Poin Tertinggi

Pangkalan Udara (Lanud) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang menggelar latihan menembak bersama prajurit. Latihan ini juga diikuti Forum Koordinasi dan Pimpinan Daerah di lapangan menembak Lanud Raja Haji Fisabilillah, Kamis (30/8).

TANJUNGPINANG – Danlanud RHF Tanjungpinang, Kolonel Pnb M Dadan Gunawan mengatakan pelaksanaan latihan menembak tersebut, tidak hanya latihan menembak dengan prajurit semata, tapi juga melibatkan seluruh FKPD di Tanjungpinang.

Peserta yang mengikuti latihan tembak, kata dia mendapatkan kesempatan untuk menembak dengan menggunakan senjatan laras pendek dan laras panjang.

Hasilnya, ia mendapatkan poin tertinggi 63 poin. Disusul Kajari Tanjungpinang 34 poin. Kajari justru mengalahkan Pj Wali Kota Tanjungpinang, hanya mendapatkan skor 27 poin. Disusul Kepala BMKG dengan 11 poin dan Kepala Bandara RHF dengan skor 10. ”Latihan ini rutin dilaksanakan bagi anggota Lanud supaya lebih profesional dalam penggunaan senjata baik laras panjang maupun laras pendek,” katanya.

Sementara itu, Kadisops Lanud RHF, Mayor Lek Wardoyo mengatakan, kemampuan menembak merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap prajurit.

Mereka harus latihan secara periodik dalam kurun waktu tertentu. Sehingga setiap prajurit diharapkan selalu siap dalam melaksanakan tugas operasi militer sewaktu-waktu dibutuhkan.

Ia menjelaskan, pelaksanaan tersebut terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, menembak dengan menggunakan laras pendek dan senapan. Setiap anggota menembak dengan menggunakan pistol berjenis Glock 19 dengan amunisi 10 butir peluru. Dilanjutkan menggunakan senapan laras panjang berjenis SS-1 Pindad dengan 10 butir peluru.

”Untuk menembak laras pendek masing-masing penembak melaksanakan sikap menembak posisi berdiri dengan jarak 25 meter. Untuk menembak laras panjang dengan posisi duduk dan tiarap jarak 100 meter.”

Sambungnya, sebelum pelaksanakaan latihan menembak, seluruh prajurit diberikan pengarahan tentang tata cara menembak yang baik dan benar. Mereka juga diajari pelaksanaan tindakan keamanan selama proses latihan berlangsung.

”Kita berikan penekanan dan pengarahan kepada anggota sesuai dengan SOP tentang tata cara menembak. Supaya pelaksanaannya dapat berlangsung secara optimal dan aman,” katanya.

Di tempat yang sama, Kajari Tanjungpinang Aheliya Abustam mengucapkan terima kasih kepada Danlanud RHF dan merasa bangga karena dapat mengalahkan Pj Wali Kota dan Kepala BMKG.

”Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Danlanud dan Pj Wali Kota Tanjungpinang karena telah mengundang saya untuk mengikuti latihan menembak ini. Ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi saya, seorang sipil untuk berkesempatan menembak,” ucapnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza merasa kagum bahwa Ibu Kajari dapat mengalahkannya dalam latihan menembak tersebut. Ia berharap latihan tersebut dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan. (RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here