Kalau Ada yang Meninggal, Jangan Sungkan Panggil Polisi

0
434
BRIPKA Tedy Saputra bersama warga turut berperan dalam proses pemakaman warga yang meninggal dunia, baru-baru ini.F-yendi/tanjungpinang pos

KIJANG – Selama ini, warga selalu beranggapan ada kasus hukum, ketika personel polisi menghadiri pemakaman bagi warga yang meninggal. Kini, hapuskan anggapan salah itu. Karena, polisi pun sudah berfungsi untuk penyelenggaraan pemakaman umum.

Selain sebagai pelindung, pengayoman, dan pelayan masyarakat, berdasarkan Undang Undang nomor 02/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, tugas pokok Polri juga sebagai aparat pemelihara kamtibmas dan penegak hukum. Dari tugas kamtibmas itu, Polri dituntut memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Termasuk dalam penyelenggaraan pemakaman bagi warga yang meninggal dunia.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam di Pasar Baru Berangsur Naik

Seperti yang dilakukan Brigadir Teddy Saputra, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur dari jajaran Polres Bintan. Anggota Polri ini sudah tidak asing di kalangan masyarakat Kijang, Bintan Timur. Bagaimana tidak, apabila ada warga binaannya yang meninggal dunia, beliau senantiasa hadir untuk melayat. Bahkan mengantarkan jenazah sampai ke liang lahat. Baik yang meninggal itu dari umat muslim (Islam), Budha, maupun nasrani.

Tak jarang, Bripka Teddy mengawal jenazah sampai ke Taman Pemakaman Umum (TPU). Meski pun dengan menggunakan sepeda motor dinas yang digunakannya sehari-hari. Menurut Teddy, sudah sejogianya manusia itu saling tolong menolong antarsesama. Tindakan itu dilakukan, hanya untuk memberikan yang terbaik buat masyarakat Kijang Kota.

Baca Juga :  Apri: Laporkan ke Saya, Jika Ada Pungutan

”Kami ingin kehadiran Polri terus dapat dirasakan oleh masyarakat, meski itu dalam penyelenggaraan bagi yang meninggal. Jadi, kalau ada yang meninggal, jangan sungkan memanggil polisi. Kami siap turun tangan,” tuturnya. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here