Kampung KB Tekan Pertumbuhan Penduduk

0
106
BUPATI Anambas Abdul Haris saat bersama istri yakni Heryana selaku Ketua PKK Kabupaten Anambas ketika hadir memperingati HUT ke-I Dusun Sedanau Desa Rewak menjadi Kampung KB. F-Istimewa

TANJUNGPINANG – Untuk itu, upaya Pemerintah Daerah (Pemda) disambut baik warga tidak menolak dengan ditetapkan Dusun Sedanau, Desa Rewak Kecamatan Jemaja menjadi Kampung KB bisa terwujudkan dengan baik dan benar.

Bupati Anambas Abdul Haris SH melaksanakan kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Rewak yakni merayakan HUT ke-1 Dusun Sedanau menjadi Kampung KB pekan lalu.

Dalam sambutannya Abdul Haris SH menyampaikan, untuk mencanangkan suatu gerakan reformasi program kependudukan KB yaitu Kampung KB memiliki peran sangat penting dalam menekan jumlah penduduk dan menjalankan program KB dan pembangunan keluarga menuju sejahtera.

”Ini sangat penting dan untuk pengendalian jumlah penduduk, dan bisa ditinjau diberbagai sudut pandang kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi ke depannya lebih baik,” ucap Haris, Sabtu (15/12).

Sementara itu, lanjut Haris, dari sisi permasalahan sosial, kesehatan dan pendidikan jumlah penduduk besar akan menimbulkan permasalahan mulai dari pemukiman, lapangan kerja, gizi buruk bahkan sampai kepada lulusan sekolah dan lainnya.

Sehingga, Kampung KB menjadi salah satu Inovasi strategis dalam upaya realisasi pelaksanaan kegiatan dan program untuk pembentukan KB.

Selain itu, membangun keluarga secara utuh dan terintegrasi yang dikolelola dan diselenggarakan dari oleh untuk masyarakat di tingkat desa dan dusun.

”Dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas, oleh karena itu marilah kita bersama- sama dan bahu membahu bekerjasama dan memberikan dukungan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui Kampung KB,” jelas dia.

Haris menambahkan, kampung KB berupaya memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan total program KB sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas.

”Intinya dalam kampung KB adalah, untuk memberikan akses pelayanan Keluarga atau masyarakat dalam hal informasi kependudukan pelayan KB. Permintaan serta fasilitasi kelompok-kelompok kegiatan, seperti BKB, BKR, UPPKS, serta pusat informasi dan konseling,” terang dia.

Menurut Hardian, selaku warga Dusun Sedanau (43) mengatakan, meskipun tidak mengerti terkait penetapan Dusun Sedanau menjadi Kampung KB ia tetap mendukung program tersebut.

”Saya tak mengerti, kenapa kampung kami ini ditetapkan menjadi kampung KB. Tentu saya khawatir, akan sulit untuk menambah penduduk nantinya. Mudah-mudahan itu tidak terjadi,” kata Hardian.

Ia berpendapat, selain telah ditetapkan menjadi kampung KB dirinya juga berharap perhatian dari Pemda Anambas agar dapat memperhatikan sejumlah kebutuhan pembangunan bagi kepentingan Dusun Sedanau itu sendiri.

”Kami tidak menolak, tapi harus ada perhatian juga terkait pembangunan dikampung kami ini. Akses jalan dari Desa Rewak menuju Dusun Sedanau, belum juga di realisasi hingga kini,” ucap dia. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here