Kampung Tua Penagi, Balik ke Tempo Dulu

0
601
SUASANA Kampung Tua Penagi ingin kembali tempo dulu pada perayaan Imlek. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

Keinginan menjadikan Kampung Tua Penagi ramai kembali, sudah menjadi keinginan para orangtua dan pemuda di kampung itu agar kampung itu bisa tampak seperti era tempo dulu.

NATUNA – Penagi yang dulunya menjadi idola dan pusat perdagangan pertama Kabupaten Natuna, juga sebagai pintu keluar masuknya barang perdagangan. Sudah pasti banyak didatangi pengunjung untuk belanja pakaian, serta kebutuhan sehari-hari atau sekedar melihat keramain Kampung Penagi waktu itu.

”Untuk mengisi perayaan Imlek tahun ini, sengaja saya datangkan para pedagang gerobak untuk makan bersama. Ini untuk mengenang bahwa Penagi dulu ramai seperti ini,” kata Budiono, yang akrab disapa Simon (18/2) semalam, di Pelantar Penagi.

Budiono berharap, Kampung Tua Penagi akan kembali ramai dikunjungi masyarakat luar bukan sebagai pusat perdagangan. Namun, sebagai wajah baru sebagai kampung wisata, sesuai keinginan warga Penagi khususnya dan pemerintah Kabupaten Natuna pada umumnya.

Sementara itu, menurut Ketua RW 12 Penagi Hasnapidianto berharap, Penagi selalu ramai dikunjungi warga dari luar dan bukan hanya pada hari besar saja. ”Di samping Penagi kembali ramai, perekonomian warga tempatan juga kembali hidup,” harapnya.

Untuk mewujudkan keinginan warga Penagi menjadikan sebagai salah satu kawasan wisata, sudah barang tentu telah menjadi perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna. ”Terbukti di tahun 2018 ini, seluruh rumah dan atap di Penagi akan dicat dengan warna-warni seperti kampung pelangi,” jelasnya.

Selain warganya berasal dari berbagai suku dan hidup rukun berdampingan, yang lebih menarik adalah letak surau tempat beribadah umat agama Islam berdampingan dengan kelenteng tempat beribadah umat agama Buddha. Hal ini Sungguh cerminan Bhineka Tunggal Ika yang menjadi landasan negara Indonesia. (HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here