Kampunghilir Tambelan Gelar Festival Anak Saleh

0
399
SERAHKAN PIALA: Sekdes Kampunghilir Kecamatan Tambelan Amrisan Ferianto menyerahkan piala kepada perangkat RT, sebagai juara umum Festival Anak Saleh, Sabtu malam lalu. f-istimewa

TAMBELAN – Pemerintah Desa Kampunghilir, Kecamatan Tambelan menggelar Festival Anak Saleh (FAS), selama lima hari, hingga Sabtu (14/10) lalu. Festival ini dilaksanakan, guna membentuk karakter anak yang Islami serta antisipasi kenakalan remaja di lingkungan sosial.

Ketua Panitia penyelenggara Festival Anak Saleh Desa Kampunghilir Chotimul Ashom menyampaikan, kegiatan FAS ke-IV tahun 2017 di Desa Kampunghilir, Kecamatan Tambelan ini merupakan program pembinaan kemasyarakatan di bidang keagamaan. Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan masyarakat, bersama pemerintah desa. Tujuannya, untuk mempersiapkan karakter generasi muda yang Islami, agar siap menghadapi tantangan di era globalisasi. Khususnya membentuk akhlak yang mulia pada generasi muda.

”Kemudian, festival anak saleh ini dipersiapkan untuk peserta dari Desa Kampunghilir, untuk mengikuti lomba di tingkat Kecamatan Tambelan dan tingkat Kabupaten Bintan,” ujar Chotimul Ashom, Selasa (17/10) kemarin.

Pada saat pelaksanaan festival, masyarakat sangat antusias dengan kegiatan tersebut. Sehingga, kegiatan berjalan lancar dan meriah. Meski kegiatan sempat diguyur hujan, tidak menurunkan antusias peserta dan masyarakat. Panitia pun memberikan apresiasi atas antusias peserta ini. Bahkan, beberapa peserta ada yang hafal 1 juz amma. Seperti surah An-naba’ yang terdiri dari 40 ayat itu. ”Harapan kami, kegiatan ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang,” tambah Ashom.

Sekretaris Desa (Sekdes) Amrisan Ferianto mengatakan, pemerintah Desa Kampunghilir mengapresiasi kepada panitia pelaksana, masyarakat dan seluruh pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini. Sekdes berharap, panitia mempersiapkan peserta untuk mengikuti seleksi lanjutan di tingkat kecamatan.

Sekretaris Camat (Sekcam) Tambelan Asri juga mengapresiasi dengan kegiatan tersebut. Kegiatan dengan tujuan membentuk karakter generasi muda yang agamis ini, menurutnya, jarang dilaksanakan di desa-desa lain. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here