Kandungan Asam Tanah Natuna Harus Dinetralisir

0
381
PARA Petani di Desa Gunung Putri saat panen perdana padi. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – Arya (32) seorang petani di Bunguran Tengah meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, agar dapat membantu petani menetralisir kandungan asam yang ada di lahan pertanian Natuna.

Karena kondisi tanah yang ada di Bunguran Tengah seperti ini, sangat diyakininya tidak akan dapat menghasilkan pertanian yang subur dan banyak. ”Mumpung pemerintah ingin mendorong pengembangan sektor pertanian, saya rasa tak ada salahnya kita minta bantu agar kandungan asam pada lahan pertanian bisa dinetralisir. Sehingga tanaman bisa tumbuh subur,” kata Arya di Ranai, Selasa (10/4).

Ia menjelaskan, kandungan asam itu dipicu oleh banyaknya pembusukan kayu yang sudah bercampur dengan tanah pertanian dan yang berada di sumber air pertanian warga. Keberadaannya mengkontaminasi unsur humus dan hara tanah, sehingga tumbuhan seperti padi tidak bisa berkembang dengan baik.

”Kegiatan ini memerlukan ahli, tidak mungkin petani bisa melaksanakannya. Kita berharap ada tim dari pemerintah yang bisa mengatasi keadaan ini,” ungkap Arya.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti meminta kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS), dapat nenjadi salah satu pihak yang bisa menetralisir keasaman tanah itu. ”Terkait keluhan petani tersebut, kami sudah sampaikan kepada BWSS, agar mereka juga membersihan bendungan dan embung yang dibangun. Kami minta kepada mereka, agar tunggul dan pohon kayu yang ada dibendungang diangkat. Begitu juga dengan jaringan irigasi lainnya,” kata Ngesti.

Upaya lainnya, juga diakuainya akan menjadi pertimbangan pemerintah selanjutnya. Menurut dia, hal ini penting untuk mewujudkan cita-cita swasembada pangan daerah di masa datang. ”Mungkin juga kita akan melibatkan ahli agar kondisi ini bisa kita atasi secara seksama,” pungkasnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here