Kantor Gubernur Kepri Ditanami Durian Berkualitas

0
222
AHMAD Izhar saat merawat pokok durian di Kantor Gubernur di Dompak, baru-baru ini. f-martunas/tanjungpinang

DOMPAK – Kantor Pemerintah Gubernur Kepri di Dompak mulai dihijaukan dengan tanaman durian. Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan Pemprov Kepri, Ahmad Izhar mengatakan, durian yang ditanamnya tersebut sekitar 30 batang.

Durian itu memang varietas berkualitas. Diperkirakan, durian tersebut sudah mulai panen saat usia 5 tahun.

Ahmad Izhar mengatakan, meski dirinya tidak sempat lagi menikmati durian itu nanti karena sudah pensiun saat panen, namun dirinya selalu semangat untuk memupuk dan merawat pokoknya. Saat ini, durian yang ditanamnya sekitar satu tahun lalu itu sudah ada yang 2 meter lebih.

Dijelaskannya, kondisi durian tersebut cukup bagus. Daunnya lebat dan pertumbuhannya cepat. Dirinya pun selalu rajin memeriksa durian itu.

Ia membeli alat pemotong dahan untuk mengurangi dahan durian yang ada di Dompak. ”Kalau tak dikurangi dahannya, nanti tak berkembang. Tapi tak semua dahan kita potong,” ujarnya sambil memotong dahan durian di Dompak, pekan lalu.

Saat ditanya kenapa lahan kosong yang ada di Dompak tak dikembangkan dengan tanaman durian, Ahmad Izhar mengatakan, belum ada anggaran untuk itu. Untuk menanam pohon durian itu saja, dirinya yang berusaha sendiri.

Butuh biaya yang tidak sedikit untuk menanam durian tersebut. Sebab, tanah harus digali dalam ukuran yang lebar lalu dimasukkan pupuk kompos.

”Kalau tidak, mana mungkin bisa sebagus itu. Tak lama lagi duriannya makin tinggi, makin teduh nanti. Mudah-mudahan bisa kita tambah lagi,” harapnya.

Ia juga berharap agar pegawai sama-sama menjaga dan merawatnya ke depan. Jangan dilihat dari kondisinya saat ini, namun lihatlah manfaatnya untuk kesejukan daerah Dompak ke depan.

Ketika ditanya wartawan, buahnya nanti rawan dicuri saat malam hari, Ahmad Izhar sempat bercanda, ”Asal jangan batangnya yang dicuri. Kan ada Satpol PP berjaga di kantor ini,” katanya sambil tertawa.

Pagi hari, Ahmad Izhar selalu memandang satu per satu pokok durian itu dari ruang kerjanya. ”Ini taman bagi saya. Bisa lihat dari kantor,” ujarnya. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here