Kapal Muatan Barang Bekas Diamankan

0
39
PAKAIAN bekas muatan KM Mutiara Indah III 34 GT yang diamankan Patroli BC Kepri dan Batam, Senin (17/12) di Perairan Pulau Buaya, Kepri. F-ALRION/tanjungpinang pos
Satuan Tugas Patroli Laut Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (BC), Kanwil Khusus Kepri dan KPU Tipe B Batam. Melaksanakan penegahan terhadap kapal kayu bermuatan sepatu dan baju bekas.

KARIMUN – ”Benar DJBC Kep Riau. Satgas Patroli Laut Kanwil DJBC Khusus Kepri BC 20006 dan Satgas Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam BC 7005 melakukan penindakan atas kapal KM Mutiara Indah III GT 34 dengan dugaan muatan sementara adalah sepatu dan baju bekas dalam bentuk karungan (balpress) tanpa disertai dengan dokumen yang sah,” kata Kakanwilsus DJBC Kepri Agus Yulianto didampingi Humas Rafly Silalahi, Kamis (20/12).

Nahkoda dan anak buah kapal berjumlah 8 orang, serta barang bukti telah dilakukan pengamanan dan dibawa ke Kanwil DJBC Khusus Kepri di Meral, Tanjung Balai Karimun dalam rangka menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Perlu diketahui, menjelang akhir tahun ini. Beberapa pihak mencoba memasukkan barang larangan impor ke wilayah Pabean Indonesia.

Dengan beragam cara, tentunya melalui jalur laut menggunakan kapal kayu.

”Dengan pengalaman patroli BC, upaya penyelundupan beragam komoditas tetap berhasil digagalkan, komitmen bersama kru patroli dan operasi Intelijen yang mumpuni. Membuat masuknya barang kategori terlarang, dapat digagalkan,” ulang Agus.

Ia mengaku, telah menginstruksikan seluruh kru patroli bekerja keras dengan baik.

Predikat Kanwil DJBC Khusus Kepri sebagai wilayah bebas korupsi (WBK) yang diberikan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan RB dan harus dibuktikan dengan kinerja yang baik.

”Satgas Patroli adalah gabungan dua kantor yang saling bersinergi, untuk menjawab wilayah Pabean Indonesia dari masuk dan keluarnya barang terlarang impor dan ekspor, didukung sarana prasarana yang cukup, SDM yang baik dan operasi intelijen,” kata dia mengahiri.

Dengan geografis yang terdiri dari pulau-pulau, tentunya wilayah perairan Kepulauan Riau sangat terbuka untuk aktivitas illegal seperti penyelundupan barang-barang dari negara tetangga yang harus diawasi ketat. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here