Kapal Pemain BBM Diamankan KPLP

0
683
KAPAL BBM: Personel KPLP Tanjunguban menunjukkan kapal pengangkut BBM tanpa awak yang diaman di Tanjunguban. F-Jendaras/TANJUNGPINANG POS

Bintan – KESATUAN Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjunguban mengamankan kapal MT Pisces dengan bobot sebesar 316 Gross Tonage (GT). Kapal yang berbendera Malaysia dan Singapura tersebut diduga milik pemain BBM. Kini kapal itu diamankan di Pelabuhan Pangkalan KPLP Tanjunguban.

Sugeng Riyono, Kepala Bagian Operasional (Kaops) Pangkalan KPLP Tanjunguban menerangkan, kapal MT Pisces tersebut diamankan, setelah Kapal KN Rantos milik KPLP Tanjunguban mendapatkan informasi dari kapal pengawas pipa gas bawah laut CB Petir, Rabu (15/2) lalu, sekitar pukul 10.05.

”Rabu lalu, KN Rantos P-210 melakukan Patroli Keselamatan Maritim (Patkesmar) di wilayah perbatasan. Kemudian kapal pengawas pipa melaporkan ada kapal di posisi 01°-11-963” N/104°-06-967” E, atau di sekitar perairan Nongsa, Batam,” terangnya.

Usai mendapatkan informasi tersebut, pihak KPLP Tanjunguban langsung mengecek keberadaan kapal MT Pisces. Setelah dicek, ternyata tidak ditemukan awak dalam kapal tersebut. Kamis (16/2) lalu, bersama KN Kalimasadha P-115, KPLP Tanjunguban menarik kapal tersebut ke Tanjunguban.

”Kapal tersebut kami tarik, ini karena posisinya yang berada 400 meter dari pipa gas. Dan tidak ada seorang awak pun ditemukan di kapal tersebut. Khawatir membahayakan, kami tarik dengan menggunakan KN Kalimasadha dan sampai di pelabuhan kami, Kamis (16/2) sekitar pukul 17.45,” terangnya.

Saat ini terangnya, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kepemilikan dan awak kapal tersebut. Karena saat ditemukan kapal yang kondisinya sudah tua tersebut tidak ditemukan seorang pun awak kapal. Diduga, kapal ini milik para pemain BBM.

Sementara itu, dari pantauan Tanjungpinang Pos di Pelabuhan KPLP Tanjunguban terlihat kapal yang kondisinya terlihat tua dan beberapa bagian sudah terlihat rusak tersebut sudah bersandar.

Kapal dengan panjang 43 meter dan luas 8 meter serta tinggi 15 meter tersebut merupakan kapal tanker dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Beberapa pipa terlihat dibagian depan atas kapal.

Dari informasi yang didapat di lapangan, kapal tersebut diduga merupakan kapal penampung dan penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal yang beroperasi di laut internasional.(jendaras)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here