Kapal Penumpang Karam di Senayang

0
809
Proses evakuasi korban meninggal dunia yang merupakan penumpang KM Berkah Anugerah yang karam di Selat Tanjung Kelit, Senayang, Minggu (24/6) siang kemarin. F-Rizky untuk Tanjungpinang Pos

TANJUNGPINANG – Kapal kayu bernama lambung KM Berkat Anugerah karam dihantam gelombang tinggi di perairan selat Tanjung Kelit, Senayang, Lingga, Minggu (24/6) sekitar pukul 11.30 WIB. Eri, perempuan, 45, satu dari 13 penumpang meninggal dunia. Sementara penumpang yang lain berhasil dievakuasi ke kecamatan Senayang.

Dari informasi yang dikumpulkan, KM Berkat Anugerah yang mengangkut penumpang dan hasil panen kebun seperti pisang dan kelapa dari pulau Nipah menuju Batam ini dihantam gelombang tinggi di perairan Tanjung Kelit. Seluruh penumpang termasuk tekong kemudian terapung-apung untuk beberapa waktu sampai kemudian terlihat kapal ferry MV Oceanna 10 melintas.

Baca Juga :  Razia, Satlantas Bagikan Mawar Merah

Akeng, nakhoda Oceanna 10, menghentikan kapal setelah menyaksikan sisa-sisa KM Berkah Anugerah yang masih terapung dan beberapa penumpang yang terombang-ambing mencoba bertahan di laut dengan alat seadanya.

“Mereka juga melambaikan pelampung warna orange, kami merapat untuk membantu evakuasi sebisa kami,” tutur Akeng.

Baca Juga: Daftar Lengkap Penumpang KM Anugerah Berkah

Seluruh penumpang yang berhasil dievakuasi dengan Oceanna 10 kemudian dibawa ke pelabuhan Tanjung Kelit, Senayang, Lingga dan lekas mendapat pertolongan pertama di puskesmas terdekat. Sayangnya, nyawa Eri, 45 tahun, penumpang dengan alamat Bengkong Nusantara Blok C No 16 Batam, tidak berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  Masyarakat Minta Legalkan Tambang Rakyat

“Dari data yang berhasil kami kumpulkan, 13 penumpang itu terdiri dari 11 laki-laki dan dua perempuan. Satu perempuan atas nama Eri meninggal dunia,” tambah Kasat Narkoba Polres Lingga, AKP Felix yang ikut langsung pada proses evakuasi. (irwansyah)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here