Kapal Penyeberangan Bocor dan Terombang Ambing di Laut Natuna

0
511
Kapal penyeberangan yang bocor saat ditarik kapal lain yang datang menolong pada Selaqsa (8/8)

NATUNA – Cuaca extrim di Perairan Laut Seluan Kecamatan Bunguran Utara, kembali memakan korban.
Kapal pompong milik Warman 20 GT, warga Kecamatan Pulau Laut menuju Pulau Seluan mengalami kebocoran dan tenggelam, kamis (8/8).

Kebocoran kapal membuat air masuk ke dalam pompong dan diperparahd engan cuaca yang ekrem hingga kapal tersebut tenggelam. Penumpang kapal terpaksa bergelayutan di kapal yang kembali mengapung dalam posisi telungkup.
Informasinya membawa beberapa orang penumpang dan sejumlah hewan kurban dari kecamatan Pulau Laut menuju Pulau Seluan. 

“Kita mendapatkan kabar hari ini, adanya kecelakaan laut tenggelamnya kapal pompong atau perahu kayu di peraian Laut Seluan,” kata Kepala Kantor Basarnas Kabupaten Natuna Mexianus Bekabel dikantornya ditemani dengan kadishub Iskandar DJ dan Kadis Damkar Natuna Syawal Saleh.

Ia menceritakan, diperkirakan kejadian pada pukul 12.00 WIB. Kapal pompong dihantam gelombang dan mengalami kebocoran kapal pompong dari pulau laut menuju Pulau Seluan mengalami kecelakaan di sekitar Karang Buntar.

“Kapal itu diperkirakan sedang membawa sekitar 15 orang diantaranya satu orang kapten, dua orang ABK, serta 12 orang penumpang anggota Pamsimas (Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) dan empat ekor sapi masuk dalam muatan kapal. Kapal tersebut mengalami kecelakaan disekitar karang Buntar,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, hingga saat ini tim SAR gabungan yang sedang menuju TKP. Berdasarkan laporan yang diterima, pada saat yang sama pompong masyarakat juga sedang melakukan pertolongan.

“Kita belum bisa pastikan apakah ada korban jiwa atau belum, karena tim masih dalam perjalanan. Tapi mudah-mudahan tidak ada korban jiwa,” ucapnya.

Berdasarkan informasi sejumlah tim penyelamat gabungan terdiri dari Pihak Dishub Natuna Basarnas Natuna, dan TNI AL, dan Polairut Natuna meluncur menggunakan KN. Sasi Kirana Basarnas dari pelabuhan Penagih menuju lokasi TKP di wilayah perairan Laut Seluan.
Serta upaya pertolongan juga diluncurkan dari Kecamatan Pulau Laut dengan mengirimkan satu buah KM. Raja Haji Fisabilillah membawa regu penyelamat dari unsur masyarakat berjumlah 14 orang. Kemudian KRI John Lie 358 yang tengah bersandar di Pelabuhan Sabang Mawang, Pulau Tiga dan KAL Bungaran juga dikerahkan untuk menolong pompong yang tenggelam. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here