Kapal Tujuan Anambas Berkurang

0
1145
TIDAK BEROPERASI: Salah satu kapal feri cepat tujuan Anambas dari Batam kini tidak beroperasi lagi. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

Pemkab Anambas Belum Siapkan Solusi Transportasi Lebaran

ANAMBAS – JELANG memasuki bulan Ramadan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas diminta segera bertindak menyiapkan transportasi laut untuk angkutan Hari Raya Idul Fitri nantinya.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Anambas Ayub, Senin (22/5).
Ia mengkhawatirkan kejadian pada 2016 lalu terulang, yang saat itu masyarakat tidur di area sekitar loket untuk mendapatkan tiket kapal feri.

”Sebaiknya pemerintah dari sekarang sudah menyiapkan langkah-langkah, untuk mengatasi persoalan transportasi lebaran tahun ini,” ujar Ayub.

Untuk itu, pihaknya siap mendukung langkah-langkah pemerintah untuk menyiapkan sarana transportasi pada H-6 dan H+6 nantinya. Menurutnya, lonjakan penumpang saat ini mulai perlahan ramai.
Hal itu dipantau dari jumlah penumpang kapal fery dengan rute Tanjungpinang-Letung-Tarempa PP yang selalu penuh. Bahkan, saat ni tiket kapal sudah sulit dicari karena sudah habis terjual.

”Penumpang sudah mulai ramai, dan saya dapat informasi tiket untuk hari Rabu dan Jumat pekan ini sudah habis terjual.” jelasnya.

Jika kapal feri cepat tujuan Batam-Letung-Tarempa beroperasi, tentuanya tidak akan terjadi penumpukan penumpang. Namun karena kapal feri tujuan Batam tidak beroperasi, maka kapal feri cepat hanya ada dari Tanjungpinang.

”Informasinya kapal feri cepat dari Batam rusak, namun kita semua sangat berharap jelang lebaran nanti feri tersebut dapat beroperasi,” harapnya.

Sehingga, transportasi keluar dan masuk Anambas dapat kembali lancar dan tidak terjadi penumpukan penumpang. Saat ini, untuk moda transportasi keluar dan masuk Anambas selain menggunakan kapal feri cepat, masih ada transportasi lainnya seperti pesawat terbang serta kapal Pelni.

”Untuk pesawat terbang seperti Express Air, harganya cukup tinggi dan jadwal penerbangannya dua kali satu minggu yakni Senin dan Sabtu saja. Untuk Susi Air, dari Letung hanya satu kali seminggu yakni hari Rabu,” ungkapnya.

Untuk kapal Pelni tujuan Anambas, terakhir kalinya masuk tanggal 28 Mei mendatang dan setelah itu rute kapal dialihkan ke daerah lain.
Minimnya sarana transportasi laut, Ayub sangat berharap pemerintah daerah dapat mencari solusi agar pada hari raya idul fitri tahun ini tidak lagi terjadi penumpukan penumpang.

”Kita harus jauh-jauh hari untuk mengantisipasinya, sehingga masyarakat mudah untuk pulang kampung berkumpul bersama keluarga,” katanya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here