Kapan Baju dan Buku Digratiskan?

0
664
SISWA BARU: Seorang guru saat menerima berkas pendaftaran siswa baru di salah satu SMP negeri.F-DOKUMENTASI

Mbs. mana yg hebat Bintan atau Tpi., minta masyarakat yg nilai… TPI uang masuk anak SD n SMP tidak bayar tapi uang baju bayar 600 rb. why wako dan wawako, diknas.. Coba dihitung 600 rb.. uang dana BOS anak2 SD Rp90 rb satu bulan setahun kalikan ajalah ..kan masih ada sisa dalam setahun.. beli baju tsb dalam waktu 3 sampai 4 thn.baru beli lagi.. jadi kemana uang nya bapoak bapak yg terhormat.. pak anggota dewan komisi 4…. Bintan mereka semua gratis mulai dr pendaftaran sampai uang baju.. pertanyaan siapa yg bijak dan lebih halus. Bintan sungguh bijaksana. Jangan lah uang Pendisikan 20% mau juga di makan coba betul2 di jalankan amanah untuk anak2 tu.TPI buang jauh2lah dan bersihkan pikiran yg sangat kotor dan jiwa dan egois hanya untuk memperkaya diri.. pilwako yg akan datang betul2 bersih. rombak ..rombak… rombak.. sekali lagi saya minta jawaban.
+6285834668318

TANGGAPAN:
Sejumlah pihak sekolah memang merasa takut karena takut disebut melakukan Pungutan liar (Pungli) karena ada iuran seragam sekolah saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Hal itu diungkapkan beberapa kepala sekolah mulai dari tingkat SD, SMP maupun SMA sederajat. Selama ini ada pihak sekolah yang meminta orangtua membayar seragam sekolah langsung ke tukang jahit dan mereka tidak mau dilibatkan karena sekolah ingin merasa lebih aman dalam PSB. Tidak Sedikit juga sekolah yang masih menerapkan membayar di sekolah karena itu sudah menjadi kebutuhan siswa agar mengenakan seragam saat belajar mengajar.

Baca Juga :  Perbanyak Pasar di Ibukota

Ada upaya kita ke depan untuk mengajukan, bantuan seragam sekolah untuk SD dan SMP di APBD Kota. Kalau ini bisa terwujud, tentu siswa baru tidak perlu lagi harus emmbeli seragam sekolah akrena sudah disediakan oleh pemerintah. Usulan itu akan kita sampaikan rapat Komisi I untuk diupayakan dianggarkan di APBD murni tahun depan melalui komisi yang membidangi pendidikan. Ini selain menguntungkan siswa dan wali murid, juga agar para guru tdiak takut lagi dituduh melakukan pungutan liar.

Mudah-mudahan ini bisa terwujud karena akan mengurangi beban biaya bagi para orangtua siswa. Apalagi orang tua siswa itu memiliki latar belakang ekonomi yang berbeda-beda hingga tidak semua memiliki kemampuan untuk membayar segaram sekolah anaknya meskipun ada kebijakan sekolah yang membolehkan biaya seragam dicicil. terwujud tidaknya usulan ini ke depan tentu sangat ditentukan oleh kemampuan keuangan daerah. Mudah mudahan kedepan kalau tidak bisa gratis, minimal disubsidi oleh pemerintah namun itu masih kita usulkan. (des)

Baca Juga :  Tercecer di Penjaringan CPNS

Simon Awantoko,
Anggota DPRD Kota Tanjungpinang

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here