Kapasitas Pelabuhan Pelantar I-II 1.000 GT

0
734
TIANG-TIANG pancang pembangunan Pelabuhan Pelantar I Tanjungpinang sudah dipasang tahun lalu. F-martunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pemprov Kepri membangun sejumlah pelabuhan tahun ini di beberapa daerah di Kepri. Sebagian diantaranya merupakan lanjutan pembangunan yang sudah dimulai tahun 2017 lalu.

Di Tanjungpinang sendiri, pelabuhan dibangun di Pelantar I-II. Tahun lalu, pembangunan pelabuhan ini sudah dimulai dengan anggaran sekitar Rp 4 miliar. Tahun ini, pelabuhan tersebut dilanjutkan kembali pembangunannya dengan biaya sekitar Rp 29 miliar.

Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Azis Kasim Djou mengatakan, sudah ada pemenang tender pelabuhan itu. ”Perusahaan lokal (Kepri). Ada cabangnya di sini (Tanjungpinang),” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, akhir pekan lalu di lokasi pembangunan.

Baca Juga :  Danlanud RHF Sertijab Dua Pejabatnya

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dishub Kepri, adapun jenis pelabuhan yang dibangun di Pelantar I-II adalah pelabuhan bongkar muat dengan kapasitas kapal maksimum 1.000 Gross Tonnage (GT).

Adapun pembangunan tahun ini, yakni pekerjaan konstruksi dermaga/jetty, pekerjaan konstruksi platform dermaga, pekerjaan konstruksi plengsengan, pekerjaan tangga tambatan kapal, pengadaan dan pemasangan LPJU solar cell serta pengerjaan bangunan ruang tunggu.

Panjang dermaga/jetty yang akan dibangun sekitar 213,97 meter. Kemudian, Dishub Kepri juga akan membangun Pelabuhan Penagi Natuna tahun ini dengan anggaran sekitar Rp 18,177 miliar. Uraian pekerjaan Pelabuhan Penagi Natuna yakni, pekerjaan konstruksi dermaga/jetty. Kapasitas kapal yang bisa sandar di pelabuhan ini nanti 2.000 GT.

Baca Juga :  Rp 20 Miliar untuk Bangun Stadion Dompak

Kemudian, akan dibangun juga tahun ini lanjutan pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Tanjunguban-Bintan dengan anggaran sekitar Rp 13,322 miliar. Adapun uraian pekerjaan yakni, penimbunan tanah, pemancangan sheet pile, pemancangan tiang baja dan pengecoran beton dermaga. Kapasitas kapal maksimum yang bisa sandar di pelabuhan ini 2.000 GT.

Akan dibangun juga Pelabuhan Parit Rempak Karimun dengan anggaran Rp 9,551 miliar. Uraian pekerjaan, penimbunan tanah, pembuatan cause way, pemancangan tiang baja dan pengecoran beton dermaga. Kapasitas kapal maksimum 2.000 GT. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here