Kapolda Siap Backup Penggusuran Ruli

0
573
Periksa pasukan: Kapolda Kepri dan Pangdam Bukit Barisan saat memeriksa pasukan ketika apel siaga beberapa waktu lalu.f-dokumen/tanjungpinang pos

BATAM – Salah satu tugas pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam yang baru adalah menyelesaikan masalah ruli di Batam. Terkait dengan ini, Kapolda Kepri, Sam Budigusdian menegaskan, pihaknya siap untuk mengamankan kebijakan pemerintah, termaksud dalam menertibkan ruli di Batam.

Sebagaimana disampaikan Sam Budigusdian, pihaknya siap membantu membereskan ruli, jika diminta. Mereka juga tidak terpengaruh pada proses pergantian di pimpinan BP Batam, karena mereka lebih pada mengamankan kebijakan pemerintah.

”Soal ruli, kita pengamanan dalam konteks invesatasi,” tegasnya.

Diingatkan, siapapun pimpinan BP, tidak ada pengaruh untuk Polda Kepri. Tugas polisi mengamankan Batam beserta investornya. Sehingga saat pemerintah pusat dalam hal ini lewat BP Batam akan menertibkan ruli, maka harus ditertibkan. ”Sepanjang melanggar, kami akan tindak,” sambungnya.

Baca Juga :  Program CSR Baktiku Negeriku Raih Juara di Swiss

Hanya saja diakui, kendala penertiban ruli di Batam, karena banyak yang bermain. Bahkan ada yang dinilai terkesan mendukung ruli. ”Kendala penertiban kan, semua bermain disana. Coba, setiap penertiban ruli, ada yang mengantensi. Seolah-olah melanggar HAM, inilah,” celutuk Kapolda.

Diingatkan, selama masih liar, pasti bisa ditertibkan. Optimisme Sam tidak lepas dari apa yang terjadi di Jakarta. Bngunan liar di Jakarta bisa ditertibkan Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya. ”Buktinya di Jakarta, dengan cara benar, bisa dilakukan,” sambungnya.

Baca Juga :  Pemko Targetkan Kunjungan Wisman Capai 3 Juta

Menurut Sam, di Batam seharusnya tidak ada ganti rugi di ruli, karena lahan yang ditempati milik pihak tertentu. Pihak BP Batam yang dibidang atau bagian lahan juga dinilai perlu tegas. ”Teman-teman dibidang lahan juga tidak tegas. Disini kan, lahan ada pemilik. Tidak bisa dengan intimidasi harus ganti rugi dan sebagainya,” katanya.

Sam menilai, ada yang ingin memanfaatkan dan ingin menyalahkan polisi terkait ruli. ”Kami kadang dimanfaatkan orang-orang. Polisi ditanya, bagaiama ini. Mau menyalahkan polisi. Kalian yang bermain di situ, kalian yang cari untung di situ, jangan salahkan orang. Kalau ada penertiban, ada LSM ini, ada LSM itu. Tidak boleh begitu, kalau mau memperbaiki, semua harus komit,” katanya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here