Kapolres Silaturahmi dengan Warga Sekitar

0
179
TNI-Polri saat mengecek sejumlah tempat ibadah di Tanjungpinang, Senin (14/4) malam lalu. f-raymon/tanjungpinang pos

Antisipasi Bom, Polisi Dan TNI Cek Rumah Ibadah

Jajaran TNI dan Polri di wilayah Kota Tanjungpinang melakukan patroli bersama ke sejumlah tempat ibadah, Selasa (15/5) dini hari.

TANJUNGPINANG – Hal itu untuk menciptakan rasa aman dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah menyikapi aksi teror di Surabaya. Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, patroli gabungan dengan satuan TNI, kehadiran mereka untuk bertatap muka dengan masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar tempat-tempat ibadah seperti masjid, gereja, klenteng dan vihara.

”Malam ini kita mengecek kondisi bersama TNI dan bersilaturahmi dengan warga yang tinggal di dekat tempat ibadah,” katanya.

Kapolres menyebutkan, kegiatan digelar hingga dini hari ini bertujuan agar masyarakat melihat kehadiran Polri dan TNI dapat menghadapi ancaman aksi teror.  Dalam patroli ini yang diikuti oleh sebanyak 150 personel baik itu Polres Tanjungpinang, Kodim 0315 Bintan, Lanudal Tanjungpiang, Lanud RHF Tanjungpinang, dan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Tanjungpinang.

”Patroli ini kami bagi dua dari arah timur sampai ke arah kota. 150 personel gabungan patroli di 10 tempat ibadah,” katanya.

Di tempat yang sama, Komandan Lanud RHF Tanjungpinang Kolenel (PNB) Moch Dadan Gunawan menjelaskan, kegiatan patroli bersama ini adalah salah satu bentuk sinergitas TNI dan Polri.

”Kita bentuk sinergitas keamanan TNI dan Polri untuk patroli bersama. Kali ini kita gelar malam hari, selanjutnya akan dilaksanakan pada siang atau sore hari,” sebutnya.

Sehingga kehadiran TNI dan Polri bisa dilihat oleh masyarakat sehingga dengan sinergitas ini bisa menentramkam dan memberi kenyamanan masyarakat Tanjungpinang. Bahwa TNI dan Polri bersatu untuk mengamankan masyarakat Tanjungpinang karena sebentar lagi akan dilaksanakan pesta demokrasi. Diimbau kepada masyarakat apabila ada hal-hal yang mencurigakan agar segera melaporkan kepada aparat terdekat.

”Misalnya sebagai contoh di perumahan dan perkampungan misalnya ada pendatang baru segera ditanyakan jangan dicuekin dan kembalikan budaya kita. Ditanya dari mana, tujuannya apa. Jangan cuek dengan kegiatan lingkungan sekitar,” ujarnya.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here