Kasus Dendi Harus Jadi Pelajaran

0
677
Gotong royong: Pelajar bersama masyarakat melakukan gerakan bersih-bersih pantai di Pantai Kampung Melayu, Batu Besar, Sabtu (22/10). Pemerintah mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan terutama di daerah wisata untuk meningkatkan ketertarikan wiswatawan melancong ke Batam. f-istimewa/humas pemko batam

Kadis LH Kota Batam Ditangkap

BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta agar pegawai Pemko Batam tidak tertarik untuk melakukan korupsi atau kolusi terkait kegiatan proyek atau wewenang yang ada di Pemko Batam. Menurut Amsakar, jika ditangkap karena melakukan koruspi maka Pemko batam tidak akan memberikan bantuan hukum. Apalagi jika tertangkap tangan menerima suap dan menyalahgunakan wewenang.

Jika ada pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, tentu ada sanksi hukum yang mesti diterimanya. ”Kalau terkait korupsi, biasanya sanksinya pemberhentian dari jabatan, namun kita lihat dulu ahsil penyidikan,” jelas Amsakar.

Baca Juga :  Polda Kepri Minta Maaf ke TNI

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Batam, Nuryanto mengharapkan agar tertangkapnya Dendi Purnomo selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemko Batam oleh Polda Kepri, ini bisa jadi pembelajaran bagi pegawai Pemko yang lain. ”Bekerjalah sesuai dengan ketentuan yang sudah ada,” ucapnya.

Menurut Nuryanto, DPRD sebagai mitra Pemko Batam, tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah. ”Tapi para pelaksana pemerintahan, harus menyadari pentingya kepatuhan terhadap hukum. Selain itu, penting ada keterbukaan. Sudah zaman keterbukaan,” imbau Nuryanto.

”Harapan saya, agar ke depan untuk seluruh PNS dan PTT serta honorer di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam, agar tidak tertarik untuk menanguk keuntungan dengan cara yang salah. ”Semua harus patuh pada aturan. Kalau pejabat, PNS, abdi negara, kalau loyal denan seseorang, kita tejebak. Kalau taat dan patuh aturan, insyaallah kita akan selamat,” imbaunya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here