Kasus Flu Burung Belum Ditemukan

0
462
TIM Balai Veteriner dari Sumatera Barat ketika mengecek kesehatan terhadap unggas.F-ISTIMEWA

Balai Veteriner Bukit Tinggi Padang Sumatera Barat melaksanakan monitoring virus Asian Influenza (AI), atau lebih dikenal dengan istilah flu burung.

ANAMBAS – Monitoring yang dilakukan, untuk mengidentifikasi masuknya virus ini. Sehingga, Balai Veteriner melakukan pengambilan sampel darah unggas untuk di cek di laboratorium.

Salah satu pegawai bidang peternakan Dinas Perikanan Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas dr Ardi mengatakan, untuk pengambilan sampel kali ini ada 35 responden atau pedagang atau peternak.

Ia menambahkan, satu responden ada 5 ekor yang di ambil sampelnya. Jika setelah dicek laboratorium hasilnya positif ada virus flu burung, maka penanganannya akan segera dilakukan.

Baca Juga :  41 Warga Keracunan Diduga Usai Makan Mie

Mulai dari membekukan keluar masuknya ayam dari dan keluar Anambas, hingga ke proses pemusnahan. ”Kita masih menunggu hasilnya. Jika memang terbukti positif ada flu burung, maka langsung akan dilakukan penanganan,” ungkap dr Ardi, kemarin.

Namun katanya, sampai tahun ini belum pernah ada flu burung. Sehingga, pihaknya saat ini masih dalam upaya pencegahan masuknya virus mematikan tersebut.

”Kita ini sifatnya pencegahan. Jadi walau belum ditemukan kita tetap mengupayakan, agar virus ini tidak masuk,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Ketua Tim Monitoring Flu Burung dari Balai Veteriner Bukit Tinggi Padang Sumatera Barat Drh Niko Febrianto menjelaskan, kegiatan ini merupakan konsep pembebasan flu burung di Provinsi Kepri khususnya di Anambas.

Baca Juga :  PLN Tambah Jaringan di Palmatak

Menurutnya, bukan hanya ayam tapi hewan lain juga diperiksa seperti anjing dan kucing apakah ada terkena virus rabies atau tidak. Monitoring seperti ini, lanjut Niko, dilaksanakan selama dua kali dalam setahun yakni pada musim panas dan musim hujan karena ada perbedaan cuaca.

Ia mengimbau, karena saat ini belum ada flu burung di Anambas maka diharapkan kepada seluruh peternak agar menjaga kesehatan peternak dengan memperhatikan sanitasi dan terus menjaga kebersihan lingkungan kandang ayam.

”Untuk sementara, pencegahannya yakni penyempurnaan kandang dan sanitasi yang baik,” jelasnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here