Kasus PT KJJ, Rugikan Daerah

0
875
Roby Sanjaya

ANAMBAS – TUDUHAN kepada Bupati Anambas Abdul Haris yang mendalangi aksi brutal peristiwa pembakaran alat berat milik PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ) belum lama ini merupakan fitnah. Hal itu disampaikan Roby Sanjaya, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah Anambas. ”Ada media yang menuding pada tanggal 29 Juni 2017, Bahwa, aksi brutal masa didukung oleh oknum TNI AD, dan Bupati Anambas,” tegas Roby, Kamis (20/7).

Ia menyayangkan, tuduhan tersebut karena sangat tidak mendasar dan sangat merugikan pemerintah daerah Anambas. ”Saya sampaikan tuduhan ini sangat merugikan pemerintah daerah secara umumnya, dan Bupati Anambas khususnya,” tegasnya.

Menurutnya, tuduhan yang tidak mendasar dan merupakan perbuatan fitnah serta perbuatan tidak menyenangkan bagi pemerintah daerah. ”Kami secara resmi sudah menyurati beberapa media, dan berkordinasi untuk meluruskan masalah tersebut,”ujarnya.

Roby menegaskan kembali bahwa Bupati Anambas tidak terlibat dalam aksi masa tersebut. ”Kembali kami sampaikan dengan tegas tidak terlibat barang sedikit pun atas kejadian pembakaran tersebut,” tukasnya.

Bahkan, berkenaan dengan hal tersebut pihaknya minta kepada media untuk tidak menyampaikan informasi yang belum pasti kebenarannya. Seperti diketahui sebelumnya, pada tanggal 29 juni silam telah terjadi pembakaran alat berat milik PT Kartika Jemaja Jaya oleh masyarakat. Hal ini terjadi akibat penolakan masyarakat, terhadap PT KJJ yang akan membangun perkebunan karet.

Terkait persoalan itu, pihak Polda Kepri melakukan pendalaman terkait kisruh antara warga Jemaja dengan PT KJJ. Diketahui, pihak penyidik Polda sudah memeriksa pejabat terkait di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pemprov Kepri untuk menyelidiki dalang dari aksi pembakaran alat berat tersebut.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here