Kawasan Vital Terbakar, Ekonomi Lingga Mandek

0
475
Nurdin basirun didampingi pejabat di lingkungan Pemprov Kepri menyerahkan dan melihat langsung kondisi korban kebakaran di lingga f-istimewa/humas pemprov kepri

LINGGA – Lokasi kebakaran di Kampung Cina, Daik, Senin (27/11) lalu merupakan kawasan ekonomi terbesar Lingga. Kejadian ini pun membuat ekonomi Lingga terseret karena ludesnya pusat bisnis dan perbelanjaan.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun pun akan segera melakukan koordinasi dengan lembaga terkait untuk membangkitkan perekonomian korban kebakaran di Kampung Cina, Daik, Lingga.

Apalagi keberadaan pasar ini sangat vital bagi warga Daik untuk pemenuhan kebutuhan pokok serta mengantisipasi kebutuhan yang meningkat pada akhir tahun.

”Intinya Pemprov Kepri akan berusaha semaksimal mungkin membantu korban agar kembali bangkit dan berusaha agar ekonomi di Daik ini kembali menggeliat,” ucap Nurdin saat meninjau lokasi kebakaran di Daik, Rabu (29/11) dini hari.

Nurdin bersama rombongan berangkat dari pelabuhan pelantar 1 Tanjungpinang pada pukul 21.30 WIB, Selasa (28/11) menuju ke Pelabuhan Sei Tenam, Daik, Lingga menggunakan kapal Oceanna dan speedboat yang mengangkut bantuan berupa sembako, pakaian, dan perlengkapan masak serta bantuan lainnya.

Rombongan tiba di Daik pukul 23.30 WIB dilanjutkan langsung peninjauan dan pertemuan dengan warga korban kebakaran. Gubernur Kepri terlibat langsung pada saat bongkar muat barang bantuan, baik saat di pelabuhan pelantar 1 juga ketika bantuan sampai di Masjid Jam’i Sulthan Lingga.

Ketika barang sampai di masjid, gubernur turut serta menyusun bantuan yang akan diserahkan esok hari setelah salat subuh. Adapun untuk lebih memudahkan penyerahan bantuan, gubernur lebih memilih untuk bermalam di Masjid Jam’I Sultan Lingga daripada menginap di tempat yang telah disediakan oleh Pemkab Lingga. Nurdin menyatakan, Pemprov Kepri akan berkoordinasi dengan Pemkab Lingga serta Perum Bulog serta para distributor agar bisa menyalurkan sembako untuk pengadaan pasar murah.

Terkait cicilan pinjaman dan pinjaman lunak yang diharapkan warga korban kebakaran, gubernur akan mencoba berkoordinasi dengan pihak bank terkait agar memberikan keringanan dan memahami kondisi darurat para korban kebakaran. Pernyataan Nurdin itu untuk menjawab permintaan warga korban kebakaran.

Suryansyah, salah seorang korban kebakaran meminta kepada Gubernur Kepri untuk menggelar pasar murah serta membantu keringanan cicilan pinjaman dari bank yang sudah terlanjur diterima serta memberikan pinjaman lunak untuk kembali memulai usaha. ”Pak gubernur tolong kami dibantu agar bisa kembali berjualan lagi. Kalau bisa kami juga dibantu agar pihak perbankan dapat memberikan pinjaman lunak untuk modal berusaha,” ujar Suryansyah

Nurdin menyatakan rasa dukanya atas peristiwa korban kebakaran dan berharap agar para korban sabar dan diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. ”Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Kepri menyampaikan rasa duka atas musibah ini. Semoga warga yang menjadi korban kebakaran ini bisa kembali bangkit,” katanya. (ais/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here