Kebakaran Lahan, Api Nyaris Membakar Kedai

0
226
PETUGAS pemadam kebakaran memadamkan lahan terbakar tidak jauh dari Perum Griya Praja, Tebing, Jumat (9/2). F-ALRION/tanjungpinang pos

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengingatkan warga, agar tidak melakukan pembakaran lahan kosong saat musim kemarau saat ini.

KARIMUN – Pemabakaran lahan yang lazim dilakukan untuk mempermudah pembersihan lahan atau membuka lahan pertanian baru.

”Diimbau warga mengurangi aktivitas pembakaran lahan saat musim kemarau, karena dapat memicu terjadinya kebakaran hutan lindung dan lahan yang memunculkan asap yang mengganggu pengguna jalan,” kata Aunur Rafiq.

Rafiq menjelaskan, pembakaran hutan untuk keperluan pembukaan lahan pertanian dianggap cukup berisiko. Dikhawatirkan api bisa menjalar ke pemukiman penduduk atau kawasan hutan lindung seperti di Kecamatan Meral Barat dan Tebing.

”Imbauan membakar lahan harus disampaikan melalui media radio atau cetak oleh Pemerintah Kabupaten Karimun. Kami tidak bisa mencegah atau melarang pemilik lahan, yang membersihkan lahannya dengan cara membakar baik siang atau sore hari,” kata Mora, pemilik salah satu kedai di Jalan Poros, Karimun, Jumat (9/2).

Jumat (9/2) pagi kemarin, tidak jauh dari kedai tempat ia mencari rezeki. Sebidang tahah terbakar, sehingga ia khawatir sewaktu waktu api menjalar dan hampir mengenai kedainya.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, dirinya menyiapkan air di sekitar pinggir kedai. Di tempat terpisah, Deni Samosir melaporkan kebakaran lahan di Perum Griya,Tebing mengantisipasi meluasnya api.

Petugas pemadam kebakaran Karimun mengerahkan 2 unit mobil Damkar dan kru, dan tidak lama kemudian api berhasil dipadamkan.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here