Kebakaran, Pasukan Selamatkan Helikopter

0
511
PETUGAS pemadam kebakaran dibantu personel saat memadamkan api di gudang hangar Lanudal Tanjungpinang, Senin (12/3) sore. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Kebakaran yang terjadi di gudang dalam Hanggar Lanudal Tanjungpinang menyisakan kisah heroik para personel. Saat api sudah membesar pasukan langsung berinisiatif menyelamatkan satu unit helikopter.

Informasi yang diperoleh Tanjungpinang Pos dari salah satu sumber terpercaya menyebutkan, harta negara yang paling berharga yang diselamatkan adalah helikopter. Dengan sekuat tenaga, para personel mengangkat helikopter tersebut.

”Anggota yang ada di lokasi langsung mengangkat penyangga helikopter dan mendorongnya hingga keluar dari gudang dan selamat dari kobaran api,” sebut sumber itu, kemarin.

Informasi lainnya, gudang Lanudal yang terbakar itu merupakan bangunan yang sudah tua yakni didirikan pada 1977 silam. Selain bangunannya yang tua, kondisi dalam gudang juga sangat panas karena beratapkan spandek tanpa plafon. ”Cepatnya api membesar karena di gudang itu banyak jaket pengaman penerbangan serta ada beberapa perahu karet,” ucapnya sumber itu.

Sementara untuk letusan yang terjadi beberapa kali, sambungnya, itu di perkirakan bersumber dari oksigen yang gunanya untuk memompa perahu karet. Apa yang menjadi penyebab kebakaran masih diselidiki. Namun, kuat dugaan akibat korslesting gengset yang terjadi pukul 16.05 WIB. Kejadian tersebut disampaikan Kasat Provos Lanudal Tanjugpinang, Lettu Ahmad Haikal.

Kebakaran waktu itu, api berasal dari korslesting listrik yang terdapat di gudang dalam Hanggar Lanudal Tanjungpinang. ”Kebakaran terjadi tak sampai sejam, api pun tidak besar dan bukan hanggar yang terbakar, tetapi gudang di dalam Hanggar,” ujar Ahmad saat ditemui wartawan di Lanudal Tanjungpinang.

Ahmad mengungkapkan, setelah pihaknya mengetahui terjadi kebakaran di gudang yang terdapat di dalam Hanggar, kemudian pihaknya langsung menelepon pemadam kebakaran, sehingga dalam waktu 15 menit api dapat dipadamkan. ”Tidak ada korban jiwa, genset kecil saja yang terbakar,” jelasnya.

Menurutnya, asap tebal yang tampak membumbung tinggi dari atas atap itu berasal dari genset kecil yang terbakar dan di dalam gudang itu terdapat banyak kain yang digunakan untuk pembersih pesawat yang terdapat di tempat tersebut. ”Karena di dalam gudang itu terdapat kain-kain pembersih pesawat, sehingga asap nampak terlihat tebal,” katanya.

Saat kejadian ini tidak ada korban jiwa dan tidak ada kerugian yang dialami oleh Lanudal Tanjungpinang, baik itu alutsista maupun yang lainnya. ”Tidak ada korban jiwa apalagi kerugian dalam kejadian ini,” tutupnya.

Hutan Lindung Kebakaran Lagi
Sedikitnya sudah lebih dari puluhan haktare atau sekitar 70 titik hutan lindung dan lahan tidur di wilayah berbeda Kota Tanjungpinang terbakar sepanjang Januari sampai Maret 2018. Terakhir Petugas Damkar, memadamkan api di gudang Hanggar Lanudal Tanjungpinang akibat korsleting genset.

Hal ini disampaikan Kasatpol PP dan Damkar Kota Tanjungpinang H Efendi kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (13/3) kemarin.  ”Kejadian kebakaran awal tahun ini, sudah melebihi target tahunan. Beda dengan tahun 2017 kemarin hanya terjadi sekitar 50an kejadian,” terang Efendi.

Khusus kejadian kebakaran hutan dan lahan tidur di 2018 ini, lebih dominan terjadi pada bulan Februari lalu. Dimana pada saat ini, wilayah Tanjungpinang tengah dilanda kekeringan serta angin kencang.

Efendi juga menceritakan, terakhir di bulan Maret ini sudah ada beberapa titik wilayah hutan lindung yang terbakar akibat ulah orang yang tak bertanggungjawab.

Serta pada Senin (12/3) kemarin, petugas Damkar menerjunkan armada penuh untuk membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di gudang Hanggar pesawat Lanudal Tanjungpinang.

”Senin kemarin sebagian alat dan peralatan teknis yang digunakan, petugas Lanudal hangus terbakar. Hari ini, hampir satu hektare hutan lindung Sungai Pulai terbakar,” terang Efendi. (ais/jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here