Kebut Pembangunan Pelantar II

0
815
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat meninjau pembangunan Pelantar II Tanjungpinang, kemarin.f-suhardi/tanjungpinang pos

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meminta pembangunan dermaga Pelantar II Tanjungpinang harus dikebut. Hal itu disampaikannya saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pelabuhan bongkar muat Pelantar 2 Tanjungpinang, Selasa (14/8).

TANJUNGPINANG – NURDIN ingin memastikan bahwa pembangunan proyek prioritasnya itu tetap on progres meskipun. Apalagi pembangunan dermaga itu merupakan lanjutan dari tahun lalu.

Kepada wartawan, Nurdin menyampaikan, progres pembangunan pelabuhan ini harus segera dikebut. Jika selesai cepat, maka dampak yang dirasakan masyarakat terasa luas.

Misalnya, aktivitas bongkar muat barang, arus barang serta pertumbuhan ekonomi akan meningkat. Sebab, makin banyak aktivitas di pelabuhan itu dampaknya adalah lancarnya ekonomi.

”Saya ingin pastikan, pekerjaannya dikebut. Karena target selesai dermaga tahun ini tahun 2019 dilanjutkan pemasangan crane dan sarana pendukung kecil lainnya,” tegas Nurdin di lokasi peninjauan di lapangan.

Selama di lokasi proyek pelabuhan itu, Nurdin didampingi Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Kepri Jamhur Ismail, Kepla Biro Administrasi Pembangunan Aries Fahriandi, dan beberapa perwakilan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Gubernur dan Polda Satu Tujuan

Di sana, Nurdin mengecek satu per satu tiang ponton yang sudah dibangun dan sedang dibangun. Nurdin juga menanyakan kondisi ke dalaman laut, lampu penerangan, serta berdialog dengan buruh yang mengerjakan proyek tersebut.

Ia mengatakan, ke depan pelabuhan ini akan lebih lebar. Sehingga kapal-kapal dari luar yang membawa barang ke Tanjungpinang sudah bisa merapat ke pelabuhan dan untuk membongkar muatan akan menggunakan crane.

Selama ini, untuk membongkar muatan kapal di pelabuhan itu masih manual. Hal itulah yang membuat waktu bongkar muat cukup lama sehingga stok sempat menipis di pasaran dan harganya naik.

Kemudian, kapal yang bisa sandar di pelabuhan itu hanya satu unit dan kapal lainnya menunggu giliran. Makin lama kapal di laut, maka biayanya makin besar. Hal ini berdampak pada harga barang yang dibawanya.

Baca Juga :  Gubernur Boyong Kadis ke Anambas

Ke depan, setelah pelabuhan ini selesai dibangun, maka kapal yang sandara sudah bisa lebih dari satu dan waktu bongkar muat barang lebih cepat. Dengan demikian, barang akan cepat sampai di pasaran dan harganya bisa ditekan.

Tak hanya di pelabuhan yang menghubungkan Pelantar 1 dan 2, pejabat nomor satu di Kepri itu juga melakukan peninjauan ke Pengembangan di Pulau Dompak, antara lain meninjau lokasi di bawah jembatan yang tepat di depan masjid serta pembangunan tugu Provinsi Kepri.

Nurdin ingin progres pembangunan kawasan Dompak harus segera terealisasi apalagi di kawasan depan pintu masuk, Tanjungpinang juga sebagai kawasan Ibu Kota, harus memiliki ciri khasnya tersendiri. ”Ibu Kota harus memiliki wajah baru, kita terus dorong pembangunan ini,” ujar Nurdin.

Baca Juga :  Pelabuhan Pelantar II Mulai Dibangun

Terakhir Nurdin meninjau lokasi yang direncanakan akan dibangun pasar induk tradisional yang berada di kawasan pasar buah di Km. 7 Atas, Tanjungpinang.

Nurdin ingin pembangunan kawasan ini harus tertata, sesuai dengan market yang telah di rencanakan. Apalagi lokasi pembangunan berada di kawasan yang cukup padat. ”Jalan masuk pasar harus besar agar tidak terjadi kemacetan,” pesan Nurdin.

Rencananya, di lokasi itu akan dibangun pasar tradisional konsep modern. Pasar itu dirancang bersih seperti pusat perbelanjaan modern. Namun, barang-barang yang dijual tetap mengikuti konsep pasar tradisional.(MARTUNAS-SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here