Kebutuhan Mendesak Diperjuangkan di APBD-P

0
901
SIDAK: Dari kiri, Pepy Candra, Reni dan Ahmad Dani berbincang dengan pegawai PT Pelindo I terkait kenaikan pas masuk internasional. F-raymon/tanjungpinang pos

Reses DPRD Kota Tanjungpinang 

TANJUNGPINANG – Sebanyak 30 anggota DPRD Kota Tanjungpinang yang terdiri dari unsur pimpinan beserta anggota akan melaksanakan reses pertama di 2017.
Kegiatan reses dilaksanakan lima hari mulai, Selasa (13/6) sampai dengan Sabtu (17/6) mendatang.

Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang, Yuswaddinata menuturkan, Reses merupakan salah satu dari beberapa cara anggota DPRD menampung aspirasi dari masyarakat. Reses nantinya dilaksanakan secara perorangan atau sendiri-sendiri, hanya saja tak menutup kemungkinan setiap Daerah Pemilihan (Dapil) melakukan pembukaan tanda Reses dimulai bersama-sama.

Baca Juga :  Sensus Penduduk Online Belum Diminati

”Seperti tahun lalu juga perorangan, hanya saja setiap Dapil melakukan pembukaan bersama-sama,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (9/6).

Ditambahkannya, dalam Reses setiap anggota DPRD diperkirakan menerima anggaran sekitar Rp 17 juta. Anggaran ini digunakan untuk berbagai hal yang sudah diatur.
Diantaranya biaya makan-minum kegiatan selama lima hari, sewa ruangan, tenda-kursi, alat tulis, dokumentasi dan beberapa lainnya.

”Sebenarnya dana Reses yang diterima setiap anggota DPRD Kota Tanjungpinang masih kecil bila dibandingkan beberapa daerah lainnya, seperti Kota Batam,” ungkapnya. Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang, Ahmad Dani mengaku, menyambut antusias kegiatan Reses pertama tahun ini. Momen ini akan dimanfaatkan menampung keluh kesah.

Baca Juga :  Penataan Teluk Kriting Mulai Diprotes Warga

Bahkan berjanji kebutuhan mendesak masyarakat akan diperjuangkan di APBD Perubahan 2017 atau di APBD Murni 2018. ”Saya rasa Reses menjadi memen menampung kebutuhan mendesak masyarakat yang diperjuangkan untuk dialokasikan di APBD P. Jika tidak memungkinkan maka di APBD Murni 2018,” tuturnya.

Kebutuhan masyarakat diantaranya, terkait pendidikan, kesehatan dan jaminan sosial lainnya. Bantuan tidak selalu dalam bidang infrastruktur, meskipun juga banyak yang masih kekurangan. Informasi terkait program dan bantuan yang dimiliki Pemda maupun pusat juga perlu disampaikan sejelas-jelasnya kepada masyarakat. ”Kita lihat kebutuhan masyarakat nantinya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Persediaan Air Baku Tinggal Satu Bulan

Ia mengharapkan, Reses tahun ini bisa dilaksanakan tiga kali sesuai dengan aturan, sedangkan tahun lalu hanya sekali. Hal ini dapat dimaklumi karena ketersediaan anggaran. ”Tahun lalu hanya sekali, mudahan tahun ini bisa tiga kali sesuai ketentuan,” ungkapnya.(DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here