Kebutuhan Sekolah Tuntas 3 Tahun

0
528
Drs Arifin Nasir,M.Si

Tahun Ini, Disdik Pemprov Kepri Bangun 50 Unit RKB

Dinas Pendidikan Provinsi Kepri berusaha agar kebutuhan sekolah dan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk SMA/SMK/MA/MAN/SLB di Provinsi Kepri tuntas dalam tiga tahun dimulai tahun 2017, 2018 dan 2019.

TANJUGPINANG – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Drs H Arifin Nasir, M.Si mengatakan, untuk menuntaskan kebutuhan sekolah SMA sederajat di Provinsi Kepri, maka Pemprov Kepri melalui Disdik terus membangun baik sekolah baru (Unit Sekolah Baru/USB) maupun RKB.

Tahun 2017 lalu, Disdik Kepri telah membangun 70 unit RKB di berbagai sekolah di Kepri. ”Tahun 2018 ini, kita lanjutkan membangun 50 unit RKB,” ujar Arifin Nasir kepada Tanjungpinang Pos via ponselnya, Kamis (22/3).

Baca Juga :  Pemko Harus Siapkan Program Beasiswa

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov Kepri ini menambahkan, karena masih banyak kebutuhan RKB, maka pembangunan tidak berhenti di tahun 2018 saja. Disdik Kepri akan kembali membangun RKB tahun 2019 dengan jumlah yang lebih banyak yakni sekitar 90 unit di berbagai kabupaten/kota di Kepri.

Arifin mengatakan, kurun waktu tiga tahun kebutuhan infrastruktur SMA sederajat di Kepri sudah tuntas. ”Begitulah kita merencanakan penuntasan kebutuhan sekolah di Kepri dan sudah kita mulai sejak tahun lalu,” tambahnya.

Arifin mengatakan, meski Disdik Kepri terus melakukan pembangunan sekolah, bukan berarti mematikan swasta. Pemerintah membangun sekolah itu saat sekolah swasta belum bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  SMAN 6 Tanjungpinang Produksi Tiga Film

Disdik Kepri juga banyak pembangunan yang lain dan sudah dilelang seperti perencanaan pembangunan Yayasan Mahanaim Batuaji-Batam Rp 73 juta, pengadaan alat peraga microplayer education SMA berkarakter Rp 2,4 miliar. Pengadaan alat peraga praktik keterampilan berbasis nirkabel untuk SMA Rp 2,4 miliar, pengadaan alat monitoring kelas dan pusat sumber belajar siswa untuk SMA Rp 2,4 miliar.

Pengadaan meubeler untuk SMA dan SMK Rp 1,7 miliar, konsultan pengawasan pembanguna USB SMAN 5 Karimun Rp 283 juta, konstruksi pembangunan USB SMAN 5 Karimun Rp 9,6 miliar. Pengadaan alat peraga pendidikan visual dan lainnya. Di Kepri masih banyak kebutuhan sekolah terutama di Batam. Persoalan yang tak pernah tuntas di Batam.(MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here